Tuesday, April 30, 2013

You and I [Songfict]/Choi Siwon


1.        Title                      : You And I
2.        Author                  : Fortunia Ryu
3.        Casts                    : Choi Siwon, Hwang Jieyoon, other casts find by Ur self.
4.        Genre                   : Romance, happy ending. Etc
5.        Lenght                  : Songfict.
6.        Rated                   : PG 15/PG17
7.        Disclaimer            : story is Mine. Song by Park Bom Eonni 2NE1. I like this song and i try to write a songfict by this song. Tyspo(s). Don’t Copas. And plagiat.

Story...


No matter what happens
Even when the sky is falling down
Tidak peduli apa yang akan terjadi
Bahkan ketika langit runtuh ke bawah

            Kupandangi langit yang penuh dengan bintang. Hah.. indahnya. Akan lebih indah jika aku memandanginya bersama Siwon Oppa. Kupeluk erat boneka winnie the pooh yang ia berikan padaku saat aku mendiamkannya karena- ia berciuman dengan yeoja lain!! Walaupun itu hanya akting saja,.. tapi itu sungguh membuatku kecewa dan mendiamkannya. Waktu itu..

I'll promise you
That I'll never let you go
aku berjanji kepada mu
Bahwa aku tidak akan membiarkan kau pergi
Tapi aku sadar, itu sangat childish dan itu karena aku terlalu mencintainya. Sangat mencintainya hingga aku tak ingin berbagi dirinya pada siapapun. Termasuk fansnya yang jumlahnya aku yakin berjuta-juta. Dan aku cemburu pada fansnya yang mendapat perhatian lebih darinya!! Sedangkan aku ? Untuk berbicara dengannya saja sangat sulit. Namun kini aku yakin hatinya hanya untukku dan ia akan menjaga kepercayaan dariku ini baik-baik. Ini hanya profesinya saja...

You naega sseureojilddae
Jeoldae heundeullimeopsi
Kau, adalah malaikat dalam hidupku
Kau lah sayap ku ketika aku terjatuh

“Hiks.. hisk... menyebalkan!! Kim Jaejoong kau menyebalkan!!” kulempar batu kerikil yang berada disekitarku dengan penuh perasaan kedanau kecil dihadapanku. Berharap dengan ini akan menghilangkan kekesalanku dan menetralkan emosiku. Tapi nihil!! Sudah 2 jam aku disini, tapi rasa sakit hati ini belum sembuh-sembuh juga. Atau setidaknya berkurang.
“Nona, kau mengganggu orang-orang disini. Apa yeoja yang sedang patah hati selalu seperti ini ? Setidaknya kecilkan suaramu, jangan berteriak seperti itu” Seorang namja tiba-tiba duduk disampingku. Apa kau begitu berisik ? Kalau begitu salahkan saja Jaejoong brengsek itu!! Suruh siapa ia memutuskanku karena ia sudah menjadi artis terkenal-member DBSK-dan bisa mendapatkan yeoja yang jauh lebih cantik dari aku. Tapi... apa selama ini ia hanya menilai fisikku dan harta dari Appa-ku untuk ia bisa bertahan hidup sebelum debut ?
“Nona!!” aku menoleh kesamping kanan karena namja itu memegang bahuku dan memutarnya. Mau tak mau aku berhadapan dengannya... matanya- indah.

Ganghan nunbicheuro
Myeotbeonigo nal ileukyeojweo
Ketika aku melihat di dalam mata mu
Aku tahu bahwa semuanya akan berhasil walau bagaimanapun

“Apa pernyataan cintamu ditolak Jaejoong hyung saat fans meeting tadi ? Saranku saja, karena kau hanya seorang fans, jadi lebih baik kau mendukung mereka dengan memberi dukungan pada mereka. Karena mereka juga punya hati untuk yeoja yang mereka pilih sendiri. Dan fans yang baik itu, fans yang mau menerima idolanya menjadi milik yeoja yang dicintainya. Bukan memaksakan kehendak untuk memiliki idolamu itu” aku hanya menatap sinis namja ini. Sok tahu sekali dia!! Memangnya dia siapa ? Tahu apa dia tentang aku dan Jaejoong Oppa ? bolehkah aku memanggilnya seperti itu ?
“Memangnya kau siapa ? Aku tak mengenalmu dan kau tak mengenalku! Jadi lebih baik kau biarkan aku sendiri disini” kuhempaskan tangannya yang memegang pundakku, lalu tatapanku kembali pada air danau yang cukup tenang.
Greep
“Menangislah, itu akan membuatmu sedikit tenang. Daripada kau berteriak seperti itu. Mengganggu orang saja, juga selagi aku masih berbaik hati. Setelah aku debut nanti akan sulit untuk berpelukan denganku. Jika kau ingin menjadi fansku, aku akan memberikan nomer ponselku padamu” tak kuhiraukan celotehannya. Yang aku butuhkan sekarang hanya tempat bersandar. Gomawo, namja tak dikenal!! Pundakmu sangat membantuku sekarang ini.

And you, na himae gyeoulddae
Seulpeumeul byeolang kkeutkkaji ddo uhgimeopsi
Dan kau selalu di sisiku
Kesedihanku pun akan terasa hilang Karena kau ada di sini
Kuhirup aroma hot chocolate sebelum meminumnya. Udara cukup dingin, walau aku menggunakan coat dan syal tetap saja udara dingin ini menusuk kulit tubuhku. Dan bodohnya aku, aku keluar rumah tanpa menggunakan sarung tangan sehingga jari-jari tanganku mulai terlihat sedikit membiru karena dingin. Kusatukan tanganku kemudian menggosok-gosokannya satu sama lain. Dinginnya..
“Bertemu lagi Nona. Apa kau sudah lebih baik ? Kulihat iya. Kau harus mentraktirku sebagai ucapan terima kasih karena mau meminjamkan pundah dan dadaku untuk menjadi tempat penampungan air matamu itu” namja ini. Kenapa aku harus bertemu lagi dengannya ? Dunia begitu sempit.
“Pesan saja apa yang kau mau sebagai ucapan terima kasihku padamu” aku sedang malas berdebat, jadi aku ikuti saja apa kemauannya.

Chajawa du son japeun geudaeyegae
Aku merasa aman ketika aku meletak'kan tanganku kepadamu
            Namanya Choi Siwon. Katanya dia seorang trainer di SMEnt. Pantas jika ia mengenal Jaejoong Oppa. Namja yang membuatku patah hati. Dan kini kami sedang berjalan menuju halte bus. Rumahku dan rumahnya searah, di Gangnam. Aku menggosok-gosokan kedua telapak tanganku. Dingin sekali. Penyakit pelupaku sepertinya memang sudah parah.
“ah..”
“Agar hangat” aku terpaku padanya yang memakaikan sarung tangan ketangan kiriku. Kemudian ia menggenggam tangan kananku untuk dimasukan bersama tangan kirinya disaku mantel hitam yang ia gunakan.
“Lain kali jangan lupa. Kau terlihat tidak kuat terhadap udara dingin” aku hanya mengangguk dan melanjutkan jalan kami yang tertunda.

Nan haejoongae eopneundae
Chorahan najiman
Kau, itu lah semua yang aku butuh'kan
Setiap kali aku merasa terpuruk
            Aku memasuki gedung SMEnt dengan langkah riang. Sambil bersenandung kecil aku menyusuri lorong dilantai 4 gedung ini. Tempat latihan trainer SMEnt yang belum debut. Latihan dance tepatnya. Sampai. Kuputar handle pintu perlahan.
“Siwon Op-” Kim Jaejoong ? fokus pandanganku saat aku memasuki ruangan ini. Pandangan matanya juga kini mengarah padaku. Tubuhku terkunci oleh tatapan matanya. Ani!! Ini tidak boleh. Buru-buru kuedarkan padanganku pada orang yang ada diruangan ini. Nihil!! Kuberanikan diri untuk bertanya padanya.
“Mian Jaejoong-ssi. Ruang latihan trainer dimana ?” tidak ada jawaban. Kelima namja itu hanya diam dan semuanya kini menatapku. Aku mundur, wajahnya- kembali mengingatkanku saat ia menamparku dan mencampakanku. Aku buru-buru keluar dari ruangan itu. Dengan asal aku memutar handle pintu ruangan sebelah. Hah..hah..hah.. kuletakan tanganku didada. Nafasku terngah-engah. Eh-
“Siwon Oppa” aku menghampirinya. Tak kuhiraukan tatapan dari teman-temannya yang ada diruangan ini.
“Ada apa ? Kenapa nafasmu tak beraturan ?” aku hanya tersenyum dan duduk meluruskan kakiku disampingnya.
“Gwaenchana. Aku hanya ingin menagih janjimu saja. Kau berjanji akan mengajariku akting. Dan aku tagih janji itu sekarang. Aku ada pertunjukan disekolah dan aku memerankan tokoh seorang putri yang buruk rupa karena sihir dan kemudian aku berubah kembali menjadi putri yang anggun setelah seorang pangeran mencium keningku”
“Hahahahaha...” aku hanya cemberut. Semua orang mengerubungi kami dan tertawa mendengar ucapanku.-mereka membuatku nyaman dan melupakan rasa sakit hatiku pada Jaejoong Oppa tadi-.
“Seperti cerita dongeng anak sekolah dasar saja” kudengar salah seorang namja teman Siwon Oppa berkomentar.
“Aku masih Junior High School Ahjussideul”
“Hya.. umur kami sebagian besar masih dibawah 20 tahun tahu” tak kuhiraukan celotehan namja itu. Kutarik tangan Siwon oppa keluar dari tempat itu.

Oneul geudae wihae I norae booleoyo
Tonight geudaeye du noonae
Kau terbang di bawahku dan
Bernyanyi untuk'ku dengan sebuah lagu manis
Malam ini tanganku yg berada di hatimu
Prok..prok..prok
Aku tersenyum mendengar suaranya saat memainkan gitar menyanyikan lagu My Own Secret dari Shinhwa-boyband favoriteku-. Aku mengacungkan dua jompolku padanya yang baru saya meletakan gitarnya disamping. Kini kami berada di danau waktu itu.
“Eotteokhe ?”
“Cukup bagus untuk pemula sepertimu” aku tertawa renyah melihat ekspresinya yang –kecewa- mungkin. Karena itu yang aku tangkap dari iris mataku.
“Padahal aku sudah meminta Jongwoon hyung mengajariku habis-habisan. Sepertinya akan sulit debutku nanti” aku menatapnya intens dari samping. Ia terlihat putus asa. Apa ia menganggapnya serius.
“Memangnya kapan kau debut ?”
“Awal November nanti. Tanggalnya belum jelas. Masih ada kurang dari 10 bulan untuk menyiapkan semuanya”
“Suaramu bagus. Aku hanya bercanda saja Oppa. Jadi kapan kau mau mengajariku akting ?”
“Berbaring!” aku mengikuti perintahnya. Aku berbaring dirumput-rumput yang masih tertutupi dengan salju putih.
Wajahnya mendekat. Ia memejamkan matanya. Kuikuti saja, mataku kututup rapat-rapat. Tangannya yang memakai sarang tangan memegang pipiku. Nafasnya menerpa wajahku.
Cup
“Nan jeongmal saranghamnida” ujarnya setelah mengecup- bibirku. Namun wajahnya masih berada tepat didepan wajahku. Kuingat-ingat teks drama itu. Ah..
“Naddo saranghamida” itulah naskahnya.

Geu miso dwiae nalwihae gamchweowatdeon
Apeumiboyeoyo
Senyum hangatmu menunjukkan bahwa
betapa aku sangat berarti bagimu dari apapun
“Aku benar-benar mencintaimu. Bukan hanya seperti naskah dramamu” aku membatu. Aku- trauma-bisa dibilang-karena Kim Jaejoong. Artis.
“Aku-”
“Masa lalu itu hanya untuk dikenang bukan disesali apalagi menjadi acuan masa depan” benar! Ia benar. Ia hanya masa laluku. Yang kelam. Aku mengangguk dengan mata yang kupejamkan.

You and I together
It just feels so right
Kau dan aku bersama-sama, itu benar2 terasa begitu pas
“Ige”
“Pakaikan” ujarku manja. Kini kami tengah berada ditengah-tengah pasar malam. Kusingkirkan rambutku dan kuangkat untuk memberi ruang Siwon Oppa untuk memasangkan kalung dengan bandul baby bear.
“Selesai” aku tersenyum. Cantik.
“Gomapta Oppa” ia hanya mengacak rambutku sambil tersenyum dan menggandeng tanganku meninggalkan stand assesoris.

Ibyuliran maleun never
Geu nuga mweorahaedo nan geudael jikilgae
Menyakitiku kapanpun'karena aku sangat berharga bagimu
Dan aku tahu bahwa kau tidak akan pernah
“Lihatlah Hwangie. Ini indah” aku mengangguk. Indah, langit terang karena bintang ditambah meriahnya kembang api yang dinyalakan.
“Oppa, sebentar lagi kau akan debut. Apa kau akan tetap bersamaku ?” hal yang aku khawatirkan dalam hubungan kami hanya itu. Aku takut jika aku harus merasakan sakit seperti dulu lagi.
“Aku lebih baik menjadi orang biasa untuk tetap menjagamu jika aku menjadi artis yang memang impianku namun menyakitimu. Aku harap kau mau mengerti. Mungkin nanti akan ada banyak skandal yang terjadi. Tapi yang perlu kau tahu, hatiku selalu untukmu” mendengar jawaban darinya, reflek aku memeluk lehernya dari samping hingga ia sedikit menunduk. ‘aku harap kau tidak sedang menipuku’. Hatiku, memang belum sepenuhnya percaya padanya.

You and I together
Nae du soneul nochijima
Kau dan aku bersama-sama, aku tahu aku telah menemukan satu
Hati ku mengatakan kau tidak akan pernah
Aku menggenggam ponselku erat. Hari ini, 6 November 2005. Semoga debut mereka lancar. Aku masih termangu didepan televisi yang menyiarkan acara musik. Sbs Inkigayo. Mianhae Minwoo Oppa dan oppadeul Shinhwa lainnya. Sepertinya kalian harus berbagi hati dengan grup Siwon Oppa.
Itu mereka. Bisa kubilang, untuk debut yang penuh perjuangan ini sangat membanggakan. Training 4-8 tahun. Semoga kalian bisa menjadi bintang besar. Chukae untukmu oppa, semoga kau tidak lupa dengan janjimu padaku.
Oppa chukae, semoga kau bisa menjadi artis yang hebat. Do’aku selalu bersamamu Oppa. Saranghae’ sent.

Annyoungiran maleun never
Naegae I saesangeun ojik neo hanagiae
Biarkan bekas luka ku tak tersembuhkan
Kau akan selalu menjadi perisai ku
            Member boyband yang baru saja menitih kariernya didunia musik korea, Choi Siwon Super Junior, dikabarkan memiliki hubungan khusus dengan aktris Kim Tae Hee. Saat diwawancarai oleh salah satu majalah entertaint, ia menyebutkan tipe idealnya adalah Kim Taehee dengan wajah malu-malu. Begitu juga Kim Taehee, ia mengucapkan selamat dan terima kasih pada Choi Siwon saat confpress drama terbarunya. Ak-
Tiit
            Kulempar asal remote control tv. Belum ada 3 bulan ia debut. Namun batu kerikil itu mulai nampak. Apa aku bisa bertahan ? Bahkan untuk menghubunginya saja sangat sulit..

You maneun sarangcheoreom
Oori sarang yeokshi jogeumssik byunhagaetjyo
Aku tidak peduli apa yang orang lain katakan
Karena aku percaya pada cinta
“Jadi benar jika Siwon Oppa pacaran dengan Taehee Eonni ?”
“Kudengar iya. Menurutku mereka memang serasi. Yang satu cantik yang satu tampan.. hwa.. aku iri sekali. Aku ingin menjadi Taehee Eonni” aku mendesus pelan. Dasar tukang gosip. Kalian tak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi berkoar-koar seolah apa yang kalian bicarakan itu benar. Menyebalkan.
Aku melangkah kembali setengah berlari mengyusuri lorong sekolah yang mulai sepi. Gosip itu belum reda ternyata. Dan hingga kini Siwon Oppa belum menghubungiku juga. Apa mungkin ia memang tak berniat menghubungiku ? Molla, aku tersenyum miris sambil melangkah meninggalkan sekolah.

Hajiman jaebal seulpeo malayo
Oraen chinhan chingu cheoreom
Setelah semua yang kita lalui
Aku tahu tak ada hal yang lebih berharga selain dirimu 
            huh... kuhentak-hentakan kakiku ketanah kesal. Sudah 2 jam aku menunggu disini. Aku baru menyadari bahwa menunggu itu sangat membosankan. Dan aku selalu melakukan itu setelah ia debut menjadi seorang artis.
Hosh..hosh..hosh
Kutolehkan kepalaku kebelakang. Seorang namja dengan menggunakan kacamata hitam besar, syal abu-abu yang menutupi hingga sedikit dibawah mulutnya juga topi biru tua tengah berjalan mendekatiku dengan nafas yang terngah-engah.
“Mian Hwang-ie. Tadi-”
“Ne. skandal itu kan ? Apa itu sangat penting ? Apa bersamanya sangat penting ? Atau Oppa mulai meninggalkanku juga karena yeoja itu” suaraku meninggi.
“Kau bicara apa Hwang-ie ? Ak-”
“Lalu apa ? Oppa selalu sibuk dengan pekerjaan Oppa. Bahkan untuk memberiku kabar lewat pesan singkat saja kau tak bisa. Lalu aku harus bagaimana HUH ? AKU LELAH!!”
“Itu- ponselku dipegang manager saat jadwal jadi aku tak bisa menghubungimu. Kuharap kau mengerti”
“Lalu bagaimana dengan skandal itu ? Dengan malu-malu kau mengatakan tipe wanita idealmu adalah Kim Taehee. Sedangkan setelah itu kau tak ada kabar sama sekali. 2 minggu. Oppa, 2minggu” mataku sudah memanas. Kulihat matanya kini berubah tajam menatapku.
“Kenapa kau sama sekali tak bisa mengerti eoh ? Sudah kukatakan aku sibuk-”
“Dengan Kim Taehee ?” aku tak peduli dengan sikapku kini. Aku hanya ingin kepastian. Bagaimana diriku setelah ini. Akankah hal itu terjadi lagi ?
“Pantaas Jaejoong Hyung memutuskanmu, kau benar-benar overprotective. Kau tak bisa mengerti diriku, bagaimana keadaanku. Kau hanya memikirkan perasaanmu sendiri. Aku muak denganmu Hwang Jieyoon” katanya tepat didepan wajahku. Kupejamkan kedua mataku dan menggigit bibir bawahku sendiri. Kata-katanya begitu menusukku. Aku- hanya ingin kejelasan.
            Kubuka mataku setelah derap langkahnya menjauh. Mataku memanas. Wajahku memerah. Bukan hanya karena angin akhir musim gugur ini saja. Namun karena- Siwon Oppa. Mungkin ia benar, aku terlalu mementingkan diriku sendiri. Kini- nasi sudah menjadi bubur. ‘ia’ pasti sudah tak ingin lagi bertemu denganku. Air mata.. kumohon jangan turun dulu. ini masih terlalu sore, banyak orang yang akan melihatnya bodoh!!

Namaneul mideulsuitgae gidaelsuitgae
I promise you that I'll be right here, baby
Seperti kau telah ada untuk ku
Aku berjanji bahwa aku akan selalu di sini, sayang
            Kukerjap-kerjapkan mataku yang terasa berat. Uhh.... aku duduk bersandar dikepala tempat tidur. Pusing. Ini dimana ? Kamarku. Ah iya aku ingat kemarin aku bertengkar dengan Siwon Oppa dan aku- pingsan mungkin disana. Tapi kenapa aku bisa ada disini ? Siapa yang membawaku ?
“Hwangie” aku tersadar dari lamunanku. Kualihkan pandanganku pada seseorang yang tadi memanggilku. Siwon Oppa!
“Oppa. Kenapa oppa ada disini ?” bukannya menjawab ia justru melangkah pelan mendekatiku. Tatapanku terus mengikuti setiap gerak-geriknya hingga akhirnya ia duduk ditepi ranjang. Aku menaikkan satu alisku menatap ia yang juga menatapku. Wajahnya begitu lelah dan terlihat sedikit pucat. Apa ia sakit ?
“Hwang Jieyoon” grep. Aku masih bingung, kenapa ia sekarang justru memelukku. Bukankah kemarin ia mengatakan ia muak denganku ?

Waeroun bami chajaolddaen
Na salmyeosi nooneul gamayo
Setiap kali kau mungkin merasa lemah
Bersandar pada ku dan aku akan menjadi kekuatan mu
Tangannya memelukku erat dan sibuk mengelus punggungku. Aku tak mendengar isakan tapi aku merasa sesuatu jatuh mengenai puncuk kepalaku yang ia gunakan untuk menyangga dagunya. Air mata. Itu tebakanku.
“Oppa, wae ?” aku masih diam dalam pelukannya. Kuberanikan diri untuk memulai pembicaraan dengannya. Apa pertengkaranku dengannya hanya mimpi saja ? ah.. tidak mungkin, itu nyata!!
“Mian, membuatmu sakit. Aku- maaf kemarin aku lepas kendali aku hanya terlalu lelah dengan pekerjaanku. Kumohon kau mau mengerti. Maaf juga, karena kemarin aku membentakmu” jadi itu bukan mimpi ? Tentu saja itu bukan mimpi. Oppa, seharusnya aku yang minta maaf padamu karena aku memang egois seperti yang kau katakan itu.
“Oppa, mian. Aku terlalu mencintaimu oppa. Aku tak ingin kehilanganmu” aku kini membalas pelukannya. Tanpa terasa air mataku jatuh dengan sendirinya. Hari ini kami menangis bersama.

Geudaeye soomgyeoli nal aneulddae
Mueotdo duryeopji anjyo
Aku tahu kita akan melaluinya apa pun itu
Dan aku tidak akan pernah membiarkan kau jatuh
            Choi Siwon Super Junior, lagi-lagi tertangkap kamera berada di Lote World bersama seorang yeoja yang diperkirakan melalui ciri fisiknya yaitu Go Ahra. Aktris satu managemant dengannya yang merupakan lawan mainnya didrama terbarunya. Kedekatan mereka akhir-akhir ini tercium oleh public setelah fotonya dengan yeoja yang diduga adalah Go Ahra di Sungai Han beredar beberapa pekan yang lalu. Tiit.
            Huh.. kuhembuskan nafasku perlahan. Skandal. Makanan biasa bagiku sekarang. Kalian saja yang tak menyadari bahwa yeoja Siwon oppa itu aku. Hanya aku. Dan akan selalu aku. Aku bangkit hendak mengambil air minum. Namun belum sempat melangkah aku melihat siluetnya dari sini.
“Oppa”
“Chagiya, bogoshipo” ujarnya manja sambil memelukku menyandarkan dagunya dipundakku geli. Tiba-tiba ia melepaskan pelukan yang tak sampai 1 menit ini sepihak dan itu membuatku kecewa!
“Op-”
Cup.
            Kecupan. Ah- bukan. Ia kini melumatnya dengan lembut. Menghisapnya bibir atasku sedikit ganas sambil menekan tengkukku untuk memperdalam ciuman kami. Sudah kubilang ia milikku. Dan hanya milikku.

E saesang geu eoddeon nugudo
Geudaereul daeshin halsueopjyo
Tidak peduli apa yang terjadi di dunia ini
Aku akan selalu memelukmu dalam pelukanku
Aku gemetaran. Entah apa reaksi mereka nantinya. Juga Siwon Oppa mungkin yang sudah mulai gila. Bagaimana bisa dengan alasan ingin melindungiku ia melakukan ini. Walau pemilik SM sudah mengijinkan namun pada awalnya ia juga menolak mentah-mentah, tapi apa ia ingin kariernya hancur ? Bukankah ini adalah impiannya hingga ia meninggalkan Hyundai.
“Jieyoon!”
“Ne”
“Kau sudah ditunggu, kajja” aku mengangguk lalu bangkit dari dudukku berjalan mengekori Sungmin Oppa dan Kyuhyun Oppa. Setidaknya memandai seoul dari ketinggian sedikit menghilangkan rasa takut- atau gugup entahlah.. Tuhan semoga semuanya baik-baik saja. Tanpa melakukan Conpress ini pun aku sudah bahagia menjadi yeojachingu Siwon Oppa. Tanpa diketahui oleh khalayak umum.
Jreeet, jreet, jreet
            Sudah berapa jepretan yang diabadikan oleh para wartawan itu hingga aku merasa sangat silau. Aku bukan orang yang suka menjadi pusat perhatian seperti ini. Dengan cepat aku melangkah kepodium dan duduk disamping Siwon Oppa.
“Tenanglah” ia menggenggam tanganku sambil tersenyum meyakinkanku. Ia tahu betul jika aku masih ragu dengan keputusan ini. Keputusan yang ia buat sendiri.
“Ne Oppa” aku menunduk.
“Conpress ini untuk mengklasifikasi jika semua skandal, rumor, gosip dan sebagainya yang menjangkut Choi Siwon Super Junior berpacaran atau memiliki hubungan khusus dengan public figure itu tidak benar adanya. Dia-”
“Dia yeojachingu sejak 1 tahun sebelum aku debut. Mian aku baru mengumunkannya sekarang. Sudah 12 tahun kami berpacaran dan kami memutuskan menikah 2 minggu lagi. kumohon pada fansku untuk mengerti keadaanku. Sebelum aku menjalani wajib militer abeoji-ku berpesan agar aku menikah dahulu. Gamsahe, jangan lupa untuk datang pada acara pernikahanku karena aku mengundang semuanya..” aku masih kaget. Dia bilang menikah 2 minggu lagi ? yang benar saja. Aku ikut berdiri karena ia menggenggam tanganku dan saat ia membungkuk aku juga mengikutinya.

You're the only one
And I'll be there for you, baby
Kau adalah satu-satunya dan Aku akan ke sana untuk kau, sayang
“Aku. Choi Siwon menerima Hwang Jieyoon sebagai Istriku dengan apa adanya. Mencintainya disaat kaya ataupun miskin. Menyayanginya disaat sehat maupun sakit. Selalu menjaganya dengan sepenuh hati”
“Aku. Hwang Jieyoo menerima Choi Siwon sebagai suamiku dengan apa adanya. Selalu mencintainya disaat kaya ataupun miskin. Menyayanginya disaat sehat maupun sakit. Selalu bersama sampai akhir nanti”
Prokk prokk prrookkk
“Siwon-ah, cium adik iparku seperti yang aku ajarkan padamu” celetuk salah satu member Super Junior yang kini justru menjadi pusat perhatian. Tapi tidak dengan Siwon. Ia dengan cepat meraih tengkuk dan pinggang Jieyoon. Ia mengecup kening Jieyoon hingga turun kebibir tipisnya. Jieyoon membiarkannya karena Siwon sudah menjadi suaminya. Ia menerima setiap lumatan dibibirnya hingga..
“Ekhmmm...” suara deheman seseorang menyadarkan mereka bahwa mereka terlalu panas melakukannya didepan umum. Siwon menjauhkan dirinya sedikit dan kini mereka kembali menghadap kedepan.
“OMONA!” Jieyoon memetik. Ia melihat semua orang kini memandangnya dan Siwon. Ia menunduk karena semua orang melihat adegan ciumannya itu. Malu.

“Oppa Chukae”
“Eonni, aku iri padamu. Chukae, jaga oppa tercinta kami. Kami mempercayakan kebahagiaannya padamu eonni” yah... seperti itulah kira-kira ucapan ELF yang hadir. Mereka diberi kesempatan satu per satu untuk berjabat tangan dengan mempelai.

Just you and I Hanya kau dan aku
Forever and ever Selama lamanya
“Kau lihat ? pernikahan kita menjadi handline. Apalagi video di youtube ini. Lihatlah, ini menjadi video dengan viewers terbanyak. Gangnam Style saja kalah. Daebakkk!!” aku hanya diam menanggapi ia yang dari tadi berceloteh ria tentang pernikahan terutama bagian ekh. Ciuman. Aku baru menyadari satu hal lagi darinya. Ia ternyata bisa bertingkah seperti anak kecil juga.
“Chagiya~”
“Eh” aku tersadar dari lamunanku saat ia sudah memelukku.
“Kau marah ?”
“Ani”
“Waegeure ? Kenapa mengacuhkanku ?”
“Aku bahagia bisa bersamamu. Kau menepati janjimu oppa. Janji untuk tak meninggalkanku setelah kau menjadi artis. Gomawo”
“Aku yang berterima kasih padamu. Gomawo. Kau mau mengertiku. Menanggapi dingin setiap skandal yang muncul. Terima kasih karena kau mau menjadi temanku untuk menghabiskan sisa hidupku” Oppa, aku beruntung memilikimu. Terima kasih sudah mau disusahkan oleh yeoja sepertiku.Sekarang, hanya kau dan aku selamanya.

You And I
Song by
Lee Park Bom 2NE1