1.
Title : You And I
2.
Author : Fortunia Ryu
3.
Casts : Choi Siwon, Hwang Jieyoon,
other casts find by Ur self.
4.
Genre : Romance, happy ending. Etc
5.
Lenght : Songfict.
6.
Rated : PG 15/PG17
7.
Disclaimer : story is Mine. Song by Park Bom
Eonni 2NE1. I like this song and i try to write a songfict by this song.
Tyspo(s). Don’t Copas. And plagiat.
Story...
No matter what happens
Even when the sky is falling down
Even when the sky is falling down
Tidak peduli apa yang akan terjadi
Bahkan ketika langit runtuh ke bawah
Bahkan ketika langit runtuh ke bawah
Kupandangi langit yang penuh dengan
bintang. Hah.. indahnya. Akan lebih indah jika aku memandanginya bersama Siwon
Oppa. Kupeluk erat boneka winnie the pooh yang ia berikan padaku saat aku
mendiamkannya karena- ia berciuman dengan yeoja lain!! Walaupun itu hanya
akting saja,.. tapi itu sungguh membuatku kecewa dan mendiamkannya. Waktu itu..
I'll promise you
That I'll never let you go
That I'll never let you go
aku berjanji kepada mu
Bahwa aku tidak akan membiarkan kau pergi
Bahwa aku tidak akan membiarkan kau pergi
Tapi aku sadar, itu sangat childish dan itu karena aku terlalu
mencintainya. Sangat mencintainya hingga aku tak ingin berbagi dirinya pada
siapapun. Termasuk fansnya yang jumlahnya aku yakin berjuta-juta. Dan aku
cemburu pada fansnya yang mendapat perhatian lebih darinya!! Sedangkan aku ?
Untuk berbicara dengannya saja sangat sulit. Namun kini aku yakin hatinya hanya
untukku dan ia akan menjaga kepercayaan dariku ini baik-baik. Ini hanya
profesinya saja...
You naega
sseureojilddae
Jeoldae
heundeullimeopsi
Kau, adalah malaikat dalam hidupku
Kau lah sayap ku ketika aku terjatuh
Kau lah sayap ku ketika aku terjatuh
“Hiks.. hisk...
menyebalkan!! Kim Jaejoong kau menyebalkan!!” kulempar batu kerikil yang berada
disekitarku dengan penuh perasaan kedanau kecil dihadapanku. Berharap dengan
ini akan menghilangkan kekesalanku dan menetralkan emosiku. Tapi nihil!! Sudah
2 jam aku disini, tapi rasa sakit hati ini belum sembuh-sembuh juga. Atau
setidaknya berkurang.
“Nona, kau
mengganggu orang-orang disini. Apa yeoja yang sedang patah hati selalu seperti
ini ? Setidaknya kecilkan suaramu, jangan berteriak seperti itu” Seorang namja
tiba-tiba duduk disampingku. Apa kau begitu berisik ? Kalau begitu salahkan
saja Jaejoong brengsek itu!! Suruh siapa ia memutuskanku karena ia sudah
menjadi artis terkenal-member DBSK-dan bisa mendapatkan yeoja yang jauh lebih
cantik dari aku. Tapi... apa selama ini ia hanya menilai fisikku dan harta dari
Appa-ku untuk ia bisa bertahan hidup sebelum debut ?
“Nona!!” aku menoleh
kesamping kanan karena namja itu memegang bahuku dan memutarnya. Mau tak mau
aku berhadapan dengannya... matanya- indah.
Ganghan nunbicheuro
Myeotbeonigo nal ileukyeojweo
Myeotbeonigo nal ileukyeojweo
Ketika aku melihat di dalam mata mu
Aku tahu bahwa semuanya akan berhasil walau bagaimanapun
Aku tahu bahwa semuanya akan berhasil walau bagaimanapun
“Apa pernyataan
cintamu ditolak Jaejoong hyung saat fans meeting tadi ? Saranku saja, karena
kau hanya seorang fans, jadi lebih baik kau mendukung mereka dengan memberi
dukungan pada mereka. Karena mereka juga punya hati untuk yeoja yang mereka
pilih sendiri. Dan fans yang baik itu, fans yang mau menerima idolanya menjadi
milik yeoja yang dicintainya. Bukan memaksakan kehendak untuk memiliki idolamu
itu” aku hanya menatap sinis namja ini. Sok tahu sekali dia!! Memangnya dia
siapa ? Tahu apa dia tentang aku dan Jaejoong Oppa ? bolehkah aku memanggilnya
seperti itu ?
“Memangnya kau siapa
? Aku tak mengenalmu dan kau tak mengenalku! Jadi lebih baik kau biarkan aku
sendiri disini” kuhempaskan tangannya yang memegang pundakku, lalu tatapanku
kembali pada air danau yang cukup tenang.
Greep
“Menangislah, itu
akan membuatmu sedikit tenang. Daripada kau berteriak seperti itu. Mengganggu
orang saja, juga selagi aku masih berbaik hati. Setelah aku debut nanti akan
sulit untuk berpelukan denganku. Jika kau ingin menjadi fansku, aku akan
memberikan nomer ponselku padamu” tak kuhiraukan celotehannya. Yang aku
butuhkan sekarang hanya tempat bersandar. Gomawo, namja tak dikenal!! Pundakmu
sangat membantuku sekarang ini.
And you, na
himae gyeoulddae
Seulpeumeul
byeolang kkeutkkaji ddo uhgimeopsi
Dan kau selalu di sisiku
Kesedihanku pun akan terasa hilang Karena kau ada di sini
Kesedihanku pun akan terasa hilang Karena kau ada di sini
Kuhirup aroma hot chocolate sebelum meminumnya. Udara cukup dingin,
walau aku menggunakan coat dan syal tetap saja udara dingin ini menusuk kulit
tubuhku. Dan bodohnya aku, aku keluar rumah tanpa menggunakan sarung tangan
sehingga jari-jari tanganku mulai terlihat sedikit membiru karena dingin.
Kusatukan tanganku kemudian menggosok-gosokannya satu sama lain. Dinginnya..
“Bertemu lagi Nona.
Apa kau sudah lebih baik ? Kulihat iya. Kau harus mentraktirku sebagai ucapan
terima kasih karena mau meminjamkan pundah dan dadaku untuk menjadi tempat
penampungan air matamu itu” namja ini. Kenapa aku harus bertemu lagi dengannya
? Dunia begitu sempit.
“Pesan saja apa yang
kau mau sebagai ucapan terima kasihku padamu” aku sedang malas berdebat, jadi
aku ikuti saja apa kemauannya.
Chajawa du son
japeun geudaeyegae
Aku merasa
aman ketika aku meletak'kan tanganku kepadamu
Namanya Choi Siwon. Katanya dia
seorang trainer di SMEnt. Pantas jika ia mengenal Jaejoong Oppa. Namja yang
membuatku patah hati. Dan kini kami sedang berjalan menuju halte bus. Rumahku
dan rumahnya searah, di Gangnam. Aku menggosok-gosokan kedua telapak tanganku.
Dingin sekali. Penyakit pelupaku sepertinya memang sudah parah.
“ah..”
“Agar hangat” aku
terpaku padanya yang memakaikan sarung tangan ketangan kiriku. Kemudian ia
menggenggam tangan kananku untuk dimasukan bersama tangan kirinya disaku mantel
hitam yang ia gunakan.
“Lain kali jangan
lupa. Kau terlihat tidak kuat terhadap udara dingin” aku hanya mengangguk dan
melanjutkan jalan kami yang tertunda.
Nan haejoongae eopneundae
Chorahan najiman
Kau, itu lah semua yang aku butuh'kan
Setiap kali aku merasa terpuruk
Setiap kali aku merasa terpuruk
Aku memasuki gedung SMEnt dengan langkah riang. Sambil bersenandung
kecil aku menyusuri lorong dilantai 4 gedung ini. Tempat latihan trainer SMEnt
yang belum debut. Latihan dance tepatnya. Sampai. Kuputar handle pintu
perlahan.
“Siwon Op-” Kim Jaejoong ? fokus pandanganku saat aku memasuki ruangan
ini. Pandangan matanya juga kini mengarah padaku. Tubuhku terkunci oleh tatapan
matanya. Ani!! Ini tidak boleh. Buru-buru kuedarkan padanganku pada orang yang
ada diruangan ini. Nihil!! Kuberanikan diri untuk bertanya padanya.
“Mian Jaejoong-ssi. Ruang latihan trainer dimana ?” tidak ada jawaban.
Kelima namja itu hanya diam dan semuanya kini menatapku. Aku mundur, wajahnya-
kembali mengingatkanku saat ia menamparku dan mencampakanku. Aku buru-buru
keluar dari ruangan itu. Dengan asal aku memutar handle pintu ruangan sebelah. Hah..hah..hah..
kuletakan tanganku didada. Nafasku terngah-engah. Eh-
“Siwon Oppa” aku menghampirinya. Tak kuhiraukan tatapan dari
teman-temannya yang ada diruangan ini.
“Ada apa ? Kenapa nafasmu tak beraturan ?” aku hanya tersenyum dan duduk
meluruskan kakiku disampingnya.
“Gwaenchana. Aku hanya ingin menagih janjimu saja. Kau berjanji akan
mengajariku akting. Dan aku tagih janji itu sekarang. Aku ada pertunjukan
disekolah dan aku memerankan tokoh seorang putri yang buruk rupa karena sihir
dan kemudian aku berubah kembali menjadi putri yang anggun setelah seorang
pangeran mencium keningku”
“Hahahahaha...” aku hanya cemberut. Semua orang mengerubungi kami dan
tertawa mendengar ucapanku.-mereka membuatku nyaman dan melupakan rasa sakit
hatiku pada Jaejoong Oppa tadi-.
“Seperti cerita dongeng anak sekolah dasar saja” kudengar salah seorang
namja teman Siwon Oppa berkomentar.
“Aku masih Junior High School Ahjussideul”
“Hya.. umur kami sebagian besar masih dibawah 20 tahun tahu” tak
kuhiraukan celotehan namja itu. Kutarik tangan Siwon oppa keluar dari tempat
itu.
Oneul geudae wihae I norae booleoyo
Tonight geudaeye du noonae
Tonight geudaeye du noonae
Kau terbang di bawahku dan
Bernyanyi untuk'ku dengan sebuah lagu manis
Bernyanyi untuk'ku dengan sebuah lagu manis
Malam ini tanganku yg berada di
hatimu
Prok..prok..prok
Aku tersenyum mendengar suaranya saat memainkan gitar menyanyikan lagu My
Own Secret dari Shinhwa-boyband favoriteku-. Aku mengacungkan dua jompolku
padanya yang baru saya meletakan gitarnya disamping. Kini kami berada di danau
waktu itu.
“Eotteokhe ?”
“Cukup bagus untuk pemula sepertimu” aku tertawa renyah melihat
ekspresinya yang –kecewa- mungkin. Karena itu yang aku tangkap dari iris
mataku.
“Padahal aku sudah meminta Jongwoon hyung mengajariku habis-habisan.
Sepertinya akan sulit debutku nanti” aku menatapnya intens dari samping. Ia
terlihat putus asa. Apa ia menganggapnya serius.
“Memangnya kapan kau debut ?”
“Awal November nanti. Tanggalnya belum jelas. Masih ada kurang dari 10
bulan untuk menyiapkan semuanya”
“Suaramu bagus. Aku hanya bercanda saja Oppa. Jadi kapan kau mau
mengajariku akting ?”
“Berbaring!” aku mengikuti perintahnya. Aku berbaring dirumput-rumput
yang masih tertutupi dengan salju putih.
Wajahnya mendekat. Ia memejamkan matanya. Kuikuti saja, mataku kututup
rapat-rapat. Tangannya yang memakai sarang tangan memegang pipiku. Nafasnya
menerpa wajahku.
Cup
“Nan jeongmal saranghamnida” ujarnya setelah mengecup- bibirku. Namun
wajahnya masih berada tepat didepan wajahku. Kuingat-ingat teks drama itu. Ah..
“Naddo saranghamida” itulah naskahnya.
Geu miso dwiae nalwihae gamchweowatdeon
Apeumiboyeoyo
Senyum hangatmu menunjukkan bahwa
betapa aku sangat berarti bagimu dari apapun
betapa aku sangat berarti bagimu dari apapun
“Aku benar-benar mencintaimu. Bukan hanya seperti naskah dramamu” aku
membatu. Aku- trauma-bisa dibilang-karena Kim Jaejoong. Artis.
“Aku-”
“Masa lalu itu hanya untuk dikenang bukan disesali apalagi menjadi acuan
masa depan” benar! Ia benar. Ia hanya masa laluku. Yang kelam. Aku mengangguk
dengan mata yang kupejamkan.
You and I together
It just feels so right
It just feels so right
Kau dan aku
bersama-sama, itu benar2 terasa begitu pas
“Ige”
“Pakaikan” ujarku
manja. Kini kami tengah berada ditengah-tengah pasar malam. Kusingkirkan
rambutku dan kuangkat untuk memberi ruang Siwon Oppa untuk memasangkan kalung
dengan bandul baby bear.
“Selesai” aku
tersenyum. Cantik.
“Gomapta Oppa” ia
hanya mengacak rambutku sambil tersenyum dan menggandeng tanganku meninggalkan
stand assesoris.
Ibyuliran maleun never
Geu nuga mweorahaedo nan geudael jikilgae
Geu nuga mweorahaedo nan geudael jikilgae
Menyakitiku kapanpun'karena
aku sangat berharga bagimu
Dan
aku tahu bahwa kau tidak akan pernah
“Lihatlah Hwangie.
Ini indah” aku mengangguk. Indah, langit terang karena bintang ditambah
meriahnya kembang api yang dinyalakan.
“Oppa, sebentar lagi
kau akan debut. Apa kau akan tetap bersamaku ?” hal yang aku khawatirkan dalam
hubungan kami hanya itu. Aku takut jika aku harus merasakan sakit seperti dulu
lagi.
“Aku lebih baik
menjadi orang biasa untuk tetap menjagamu jika aku menjadi artis yang memang
impianku namun menyakitimu. Aku harap kau mau mengerti. Mungkin nanti akan ada
banyak skandal yang terjadi. Tapi yang perlu kau tahu, hatiku selalu untukmu”
mendengar jawaban darinya, reflek aku memeluk lehernya dari samping hingga ia
sedikit menunduk. ‘aku harap kau tidak sedang menipuku’. Hatiku, memang belum
sepenuhnya percaya padanya.
You and I
together
Nae du soneul
nochijima
Kau dan aku bersama-sama, aku tahu aku telah
menemukan satu
Hati ku mengatakan kau tidak akan pernah
Hati ku mengatakan kau tidak akan pernah
Aku menggenggam ponselku erat. Hari ini, 6 November 2005. Semoga debut
mereka lancar. Aku masih termangu didepan televisi yang menyiarkan acara musik.
Sbs Inkigayo. Mianhae Minwoo Oppa dan oppadeul Shinhwa lainnya. Sepertinya
kalian harus berbagi hati dengan grup Siwon Oppa.
Itu mereka. Bisa kubilang, untuk debut yang penuh perjuangan ini sangat
membanggakan. Training 4-8 tahun. Semoga kalian bisa menjadi bintang besar.
Chukae untukmu oppa, semoga kau tidak lupa dengan janjimu padaku.
‘Oppa chukae,
semoga kau bisa menjadi artis yang hebat. Do’aku selalu bersamamu Oppa.
Saranghae’ sent.
Annyoungiran
maleun never
Naegae I
saesangeun ojik neo hanagiae
Biarkan bekas
luka ku tak tersembuhkan
Kau akan selalu
menjadi perisai ku
Member boyband yang baru saja
menitih kariernya didunia musik korea, Choi Siwon Super Junior, dikabarkan
memiliki hubungan khusus dengan aktris Kim Tae Hee. Saat diwawancarai oleh
salah satu majalah entertaint, ia menyebutkan tipe idealnya adalah Kim Taehee
dengan wajah malu-malu. Begitu juga Kim Taehee, ia mengucapkan selamat dan
terima kasih pada Choi Siwon saat confpress drama terbarunya. Ak-
Tiit
Kulempar asal remote control tv.
Belum ada 3 bulan ia debut. Namun batu kerikil itu mulai nampak. Apa aku bisa
bertahan ? Bahkan untuk menghubunginya saja sangat sulit..
You maneun
sarangcheoreom
Oori sarang
yeokshi jogeumssik byunhagaetjyo
Aku tidak peduli apa yang orang lain katakan
Karena aku percaya pada cinta
Karena aku percaya pada cinta
“Jadi benar jika
Siwon Oppa pacaran dengan Taehee Eonni ?”
“Kudengar iya.
Menurutku mereka memang serasi. Yang satu cantik yang satu tampan.. hwa.. aku
iri sekali. Aku ingin menjadi Taehee Eonni” aku mendesus pelan. Dasar tukang
gosip. Kalian tak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi berkoar-koar seolah apa
yang kalian bicarakan itu benar. Menyebalkan.
Aku melangkah kembali setengah berlari mengyusuri lorong sekolah yang
mulai sepi. Gosip itu belum reda ternyata. Dan hingga kini Siwon Oppa belum
menghubungiku juga. Apa mungkin ia memang tak berniat menghubungiku ? Molla,
aku tersenyum miris sambil melangkah meninggalkan sekolah.
Hajiman jaebal
seulpeo malayo
Oraen chinhan
chingu cheoreom
Setelah semua
yang kita lalui
Aku
tahu tak ada hal yang lebih berharga selain dirimu
huh... kuhentak-hentakan kakiku
ketanah kesal. Sudah 2 jam aku menunggu disini. Aku baru menyadari bahwa
menunggu itu sangat membosankan. Dan aku selalu melakukan itu setelah ia debut
menjadi seorang artis.
Hosh..hosh..hosh
Kutolehkan kepalaku
kebelakang. Seorang namja dengan menggunakan kacamata hitam besar, syal abu-abu
yang menutupi hingga sedikit dibawah mulutnya juga topi biru tua tengah
berjalan mendekatiku dengan nafas yang terngah-engah.
“Mian Hwang-ie.
Tadi-”
“Ne. skandal itu kan
? Apa itu sangat penting ? Apa bersamanya sangat penting ? Atau Oppa mulai
meninggalkanku juga karena yeoja itu” suaraku meninggi.
“Kau bicara apa
Hwang-ie ? Ak-”
“Lalu apa ? Oppa
selalu sibuk dengan pekerjaan Oppa. Bahkan untuk memberiku kabar lewat pesan
singkat saja kau tak bisa. Lalu aku harus bagaimana HUH ? AKU LELAH!!”
“Itu- ponselku
dipegang manager saat jadwal jadi aku tak bisa menghubungimu. Kuharap kau
mengerti”
“Lalu bagaimana dengan
skandal itu ? Dengan malu-malu kau mengatakan tipe wanita idealmu adalah Kim
Taehee. Sedangkan setelah itu kau tak ada kabar sama sekali. 2 minggu. Oppa,
2minggu” mataku sudah memanas. Kulihat matanya kini berubah tajam menatapku.
“Kenapa kau sama sekali
tak bisa mengerti eoh ? Sudah kukatakan aku sibuk-”
“Dengan Kim Taehee
?” aku tak peduli dengan sikapku kini. Aku hanya ingin kepastian. Bagaimana
diriku setelah ini. Akankah hal itu terjadi lagi ?
“Pantaas Jaejoong
Hyung memutuskanmu, kau benar-benar overprotective. Kau tak bisa mengerti
diriku, bagaimana keadaanku. Kau hanya memikirkan perasaanmu sendiri. Aku muak
denganmu Hwang Jieyoon” katanya tepat didepan wajahku. Kupejamkan kedua mataku
dan menggigit bibir bawahku sendiri. Kata-katanya begitu menusukku. Aku- hanya
ingin kejelasan.
Kubuka mataku setelah derap
langkahnya menjauh. Mataku memanas. Wajahku memerah. Bukan hanya karena angin
akhir musim gugur ini saja. Namun karena- Siwon Oppa. Mungkin ia benar, aku
terlalu mementingkan diriku sendiri. Kini- nasi sudah menjadi bubur. ‘ia’ pasti
sudah tak ingin lagi bertemu denganku. Air mata.. kumohon jangan turun dulu.
ini masih terlalu sore, banyak orang yang akan melihatnya bodoh!!
Namaneul mideulsuitgae gidaelsuitgae
I promise you that I'll be right here, baby
Seperti kau telah ada untuk ku
Aku berjanji bahwa aku akan selalu di
sini, sayang
Kukerjap-kerjapkan
mataku yang terasa berat. Uhh.... aku duduk bersandar dikepala tempat
tidur. Pusing. Ini dimana ? Kamarku. Ah iya aku ingat kemarin aku bertengkar
dengan Siwon Oppa dan aku- pingsan mungkin disana. Tapi kenapa aku bisa ada
disini ? Siapa yang membawaku ?
“Hwangie” aku
tersadar dari lamunanku. Kualihkan pandanganku pada seseorang yang tadi
memanggilku. Siwon Oppa!
“Oppa. Kenapa oppa
ada disini ?” bukannya menjawab ia justru melangkah pelan mendekatiku.
Tatapanku terus mengikuti setiap gerak-geriknya hingga akhirnya ia duduk ditepi
ranjang. Aku menaikkan satu alisku menatap ia yang juga menatapku. Wajahnya
begitu lelah dan terlihat sedikit pucat. Apa ia sakit ?
“Hwang Jieyoon” grep.
Aku masih bingung, kenapa ia sekarang justru memelukku. Bukankah kemarin ia
mengatakan ia muak denganku ?
Waeroun bami chajaolddaen
Na salmyeosi nooneul gamayo
Setiap kali kau mungkin merasa lemah
Bersandar pada ku dan aku akan menjadi kekuatan mu
Bersandar pada ku dan aku akan menjadi kekuatan mu
Tangannya memelukku erat dan sibuk mengelus punggungku. Aku tak
mendengar isakan tapi aku merasa sesuatu jatuh mengenai puncuk kepalaku yang ia
gunakan untuk menyangga dagunya. Air mata. Itu tebakanku.
“Oppa, wae ?” aku
masih diam dalam pelukannya. Kuberanikan diri untuk memulai pembicaraan
dengannya. Apa pertengkaranku dengannya hanya mimpi saja ? ah.. tidak mungkin,
itu nyata!!
“Mian, membuatmu
sakit. Aku- maaf kemarin aku lepas kendali aku hanya terlalu lelah dengan
pekerjaanku. Kumohon kau mau mengerti. Maaf juga, karena kemarin aku
membentakmu” jadi itu bukan mimpi ? Tentu saja itu bukan mimpi. Oppa,
seharusnya aku yang minta maaf padamu karena aku memang egois seperti yang kau
katakan itu.
“Oppa, mian. Aku
terlalu mencintaimu oppa. Aku tak ingin kehilanganmu” aku kini membalas
pelukannya. Tanpa terasa air mataku jatuh dengan sendirinya. Hari ini kami
menangis bersama.
Geudaeye
soomgyeoli nal aneulddae
Mueotdo
duryeopji anjyo
Aku tahu kita akan melaluinya apa pun itu
Dan aku tidak akan pernah membiarkan kau jatuh
Dan aku tidak akan pernah membiarkan kau jatuh
Choi Siwon Super Junior, lagi-lagi
tertangkap kamera berada di Lote World bersama seorang yeoja yang diperkirakan
melalui ciri fisiknya yaitu Go Ahra. Aktris satu managemant dengannya yang
merupakan lawan mainnya didrama terbarunya. Kedekatan mereka akhir-akhir ini
tercium oleh public setelah fotonya dengan yeoja yang diduga adalah Go Ahra di
Sungai Han beredar beberapa pekan yang lalu. Tiit.
Huh.. kuhembuskan nafasku perlahan.
Skandal. Makanan biasa bagiku sekarang. Kalian saja yang tak menyadari bahwa
yeoja Siwon oppa itu aku. Hanya aku. Dan akan selalu aku. Aku bangkit hendak
mengambil air minum. Namun belum sempat melangkah aku melihat siluetnya dari
sini.
“Oppa”
“Chagiya, bogoshipo”
ujarnya manja sambil memelukku menyandarkan dagunya dipundakku geli. Tiba-tiba
ia melepaskan pelukan yang tak sampai 1 menit ini sepihak dan itu membuatku
kecewa!
“Op-”
Cup.
Kecupan. Ah- bukan. Ia kini melumatnya
dengan lembut. Menghisapnya bibir atasku sedikit ganas sambil menekan tengkukku
untuk memperdalam ciuman kami. Sudah kubilang ia milikku. Dan hanya milikku.
E saesang geu
eoddeon nugudo
Geudaereul
daeshin halsueopjyo
Tidak peduli apa yang terjadi di dunia ini
Aku akan selalu memelukmu dalam pelukanku
Aku akan selalu memelukmu dalam pelukanku
Aku gemetaran. Entah apa reaksi mereka nantinya. Juga Siwon Oppa mungkin
yang sudah mulai gila. Bagaimana bisa dengan alasan ingin melindungiku ia
melakukan ini. Walau pemilik SM sudah mengijinkan namun pada awalnya ia juga
menolak mentah-mentah, tapi apa ia ingin kariernya hancur ? Bukankah ini adalah
impiannya hingga ia meninggalkan Hyundai.
“Jieyoon!”
“Ne”
“Kau sudah ditunggu,
kajja” aku mengangguk lalu bangkit dari dudukku berjalan mengekori Sungmin Oppa
dan Kyuhyun Oppa. Setidaknya memandai seoul dari ketinggian sedikit
menghilangkan rasa takut- atau gugup entahlah.. Tuhan semoga semuanya baik-baik
saja. Tanpa melakukan Conpress ini pun aku sudah bahagia menjadi yeojachingu
Siwon Oppa. Tanpa diketahui oleh khalayak umum.
Jreeet, jreet, jreet
Sudah berapa jepretan yang
diabadikan oleh para wartawan itu hingga aku merasa sangat silau. Aku bukan
orang yang suka menjadi pusat perhatian seperti ini. Dengan cepat aku melangkah
kepodium dan duduk disamping Siwon Oppa.
“Tenanglah” ia
menggenggam tanganku sambil tersenyum meyakinkanku. Ia tahu betul jika aku
masih ragu dengan keputusan ini. Keputusan yang ia buat sendiri.
“Ne Oppa” aku
menunduk.
“Conpress ini untuk
mengklasifikasi jika semua skandal, rumor, gosip dan sebagainya yang menjangkut
Choi Siwon Super Junior berpacaran atau memiliki hubungan khusus dengan public
figure itu tidak benar adanya. Dia-”
“Dia yeojachingu
sejak 1 tahun sebelum aku debut. Mian aku baru mengumunkannya sekarang. Sudah 12
tahun kami berpacaran dan kami memutuskan menikah 2 minggu lagi. kumohon pada
fansku untuk mengerti keadaanku. Sebelum aku menjalani wajib militer abeoji-ku
berpesan agar aku menikah dahulu. Gamsahe, jangan lupa untuk datang pada acara
pernikahanku karena aku mengundang semuanya..” aku masih kaget. Dia bilang
menikah 2 minggu lagi ? yang benar saja. Aku ikut berdiri karena ia menggenggam
tanganku dan saat ia membungkuk aku juga mengikutinya.
You're the only one
And I'll be there for you, baby
Kau adalah satu-satunya dan Aku akan ke sana untuk
kau, sayang
“Aku. Choi Siwon
menerima Hwang Jieyoon sebagai Istriku dengan apa adanya. Mencintainya disaat
kaya ataupun miskin. Menyayanginya disaat sehat maupun sakit. Selalu menjaganya
dengan sepenuh hati”
“Aku. Hwang Jieyoo
menerima Choi Siwon sebagai suamiku dengan apa adanya. Selalu mencintainya
disaat kaya ataupun miskin. Menyayanginya disaat sehat maupun sakit. Selalu
bersama sampai akhir nanti”
Prokk prokk prrookkk
“Siwon-ah, cium adik
iparku seperti yang aku ajarkan padamu” celetuk salah satu member Super Junior
yang kini justru menjadi pusat perhatian. Tapi tidak dengan Siwon. Ia dengan
cepat meraih tengkuk dan pinggang Jieyoon. Ia mengecup kening Jieyoon hingga
turun kebibir tipisnya. Jieyoon membiarkannya karena Siwon sudah menjadi
suaminya. Ia menerima setiap lumatan dibibirnya hingga..
“Ekhmmm...” suara
deheman seseorang menyadarkan mereka bahwa mereka terlalu panas melakukannya
didepan umum. Siwon menjauhkan dirinya sedikit dan kini mereka kembali menghadap
kedepan.
“OMONA!” Jieyoon
memetik. Ia melihat semua orang kini memandangnya dan Siwon. Ia menunduk karena
semua orang melihat adegan ciumannya itu. Malu.
“Oppa Chukae”
“Eonni, aku iri
padamu. Chukae, jaga oppa tercinta kami. Kami mempercayakan kebahagiaannya
padamu eonni” yah... seperti itulah kira-kira ucapan ELF yang hadir. Mereka
diberi kesempatan satu per satu untuk berjabat tangan dengan mempelai.
Just you and I
Hanya kau dan aku
Forever and ever
Selama lamanya
“Kau lihat ?
pernikahan kita menjadi handline. Apalagi video di youtube ini. Lihatlah, ini
menjadi video dengan viewers terbanyak. Gangnam Style saja kalah. Daebakkk!!”
aku hanya diam menanggapi ia yang dari tadi berceloteh ria tentang pernikahan
terutama bagian ekh. Ciuman. Aku baru menyadari satu hal lagi darinya. Ia
ternyata bisa bertingkah seperti anak kecil juga.
“Chagiya~”
“Eh” aku tersadar
dari lamunanku saat ia sudah memelukku.
“Kau marah ?”
“Ani”
“Waegeure ? Kenapa
mengacuhkanku ?”
“Aku bahagia bisa
bersamamu. Kau menepati janjimu oppa. Janji untuk tak meninggalkanku setelah
kau menjadi artis. Gomawo”
“Aku yang berterima
kasih padamu. Gomawo. Kau mau mengertiku. Menanggapi dingin setiap skandal yang
muncul. Terima kasih karena kau mau menjadi temanku untuk menghabiskan sisa hidupku”
Oppa, aku beruntung memilikimu. Terima kasih sudah mau disusahkan oleh yeoja
sepertiku.Sekarang, hanya kau dan aku selamanya.
You And I
Song by
Lee Park Bom 2NE1