Tuesday, April 30, 2013

Past Life [Ficlet]/Cho Kyuhyun


1.        Title                      : Past Life
2.        Author                  : K. Fortuna [Ikrillah Kh]
3.        Casts                    : Cho Kyuhyun, Ah Minra etc.
4.        Lenght                  : Ficlet
5.        Genre                   : Au, I Don’t Know
6.        Rated                   : PG 15
7.        Disclaimer            : FF yang idenya maksa untuk Kyuhyun oppa yang lagi ulang tahun. Story is Mine. Don’t be Plagiat dan copas. Typo(s). Saenggil Chukae haminda oppa, moga-moga cepet insyaf dan mendapat hidayah dari sananya. Semoga makin ganteng(emang sekarang belum ganteng ?#Plakkk#). Makin disayang ELF, Sparkyu dan Hyeong-Hyeong-nya yang biasa jadi korban ke_Evil_an_nya. Semoga ilmu evilnya semakin meningkat juga.


Story..............

Kyuhyun POV
“Minra noona, ini untukmu” kusodorkan coklat yang kubawa padanya. Ia langsung menerimanya.
“Gomawo, kau harus berjuang lebih keras lagi. Olimpiade Sains tinggal 2 minggu lagi” aku hanya mengangguk sambil membenarkan letak kacamataku. Ia menepuk pundakku lalu pergi bersama temannya.
            Akupun berbalik menuju kelasku yang berada dilantai dasar. Aku Cho Kyuhyun. Siswa kelas X-1 Hyungjuk SHS Daegu. Walau aku masih kelas satu tapi aku dipercaya untuk mewakili sekolah ini untuk mengikuti Olimpiade Sains cabang Fisika yang diadakan 2 minggu lagi. kulewati lorong-lorong yang sepi seorang diri. Yah.. lorong ini adalah tempat anak pemilik yayasan dimana aku sekolah ini berkumpul dengan teman-temannya. Tapi menurutku jika hanya lewat saja tidak apa-apa. Ini adalah lorong paling cepat menuju kelas.
“Cho Kyuhyun” kutengok kearah belakang. Hyung Seung sunbae. Ia sendirian, tidak bersama teman-temannya itu. Pakaiannya acak-acak. Ia bahkan lebih mirip preman dari pada anak seorang ketua yayasan.
“Ne Sunbae” ia berjalan mendekat kearahku. Ia menatapku dengan teliti dari atas sampai bawah dan itu membuatku risih.
“Wae Sunbae ?” ia menatap tepat dimataku. Kurasakan tangannya mencengkram kedua pundakku. Tak lama senyum sinis itu tercetak jelas diwajahnya.
“Apa yang membuatmu berani mendekati Ah Minra. Kau hanya namja kutu buku. Berkaca mata tebal dan culun” ia mendorong tubuhku hingga sedikit terhuyung kebelakang karena ia melepaskan cengkramannya.
“Ku sarankan untuk tidak mendekati Minra jika kau tidak ingin keluar dari sekolah ini. Kudengar orang tuamu hanya pegawai PNS biasa. Aku bisa dengan mudah mendepak appamu jika kau sampai berani mendekati Minra lagi. ingat itu” ia berbalik dan berjalan meninggalkanku. Dia memang mengejar Minra noona. Noona kenapa pesonamu begitu kuat.
***
“Noona aku punya permintaan. Apa kau mau mengabulkannya untukku ?” tanyaku sambil meliriknya yang masih sibuk dengan buku yang ia baca dimeja baca perpustakaan yang bersebrangan dengan aku duduk.
“Memangnya permintaan apa Kyuhyun-ah ?” jawabnya sambil tetap fokus pada bacaan yang entah sepertinya buku tentang sejarah yang menurutku itu pelajaran paling membosankan.
“Aku akan mengatakannya jika aku berhasil memenangkan olimpiade tingkat nasional. Eotteohke Noona setuju ?” ia mengangkat wajahnya dan menatapku.
“Baiklah noona setuju. Noona angkap permintaanmu itu sebagai hadiah dari noona jika kau menang” aku mengangguk semangat menatapnya.
“Ne noona. Sekarang aku kembali ke kelas dulu. Annyeong” kubereskan buku-bukuku kemudian menunduk sedikit kearahnya sebelum keluar dari ruangan ini.
***
Bugh. Bugh. Bugh
            Kurasakan pipiku perih dan aku tidak bisa melihat dengan jelas karena kacamataku retak. Kurasakan hidungku sedikit mengeluarkan cairan yang mungkin itu darah. Cengkraman di kerah baju sekolahku belum Hyun Seung Sunbae lepaskan.
“Sudah aku peringatkan jika sampai kau mendekati Minra lagi, kubuat kau dan keluargamu menderita” kurasakan tulang punggungku sakit karena ia mendorong tubuhku ketembok.
Bugh. Bugh
            Itulah pukulan terakhir yang aku terima darinya di perutku sebelum ia melenggang pergi. Sekolah memang sudah sepi dan aku baru akan pulang. Aku memang tidak bisa berkelahi apalagi menantang Sunbae-ku sendiri. Tapi aku sangat mencintai Minra Noona.
***
“OMO! Cho Kyuhyun! Kau kenapa  ?” Donghae langsung membrondongku dengan pertanyaanya saat ia melihatku didepan rumahnya.
“Bolehkah aku masuk ?” aku menatapnya berharap, ia terlihat sedikit menimbang-nimbang sebelum akhirnya ia mengijinkanku masuk.
            Ia memapahku untuk berbaring dikamarnya. Ia juga mengobati luka memar yang ada diwajahku. Ia satu-satunya temanku disekolah. Yah... kau tahu sendiri.. aku memang anak yang kurang bisa bergaul. Aku akui itu.
“Kenapa kau bisa sampai seperti ini Kyu-ah ? kau kesini pasti karena tidak ingin membuat Eommamu khawatir bukan ?” aku hanya tersenyum padanya. Ia menghela nafasnya.
“Lalu kau kenapa ? kau tidak mungkin ikut tawuran bukan ?”
“Itu- aku... Hyun Seung Sunbae. Kau tahu sendiri bukan ?”
“Kenapa kau sangat keras kepala Cho Kyuhyun. Ia itu orang penuh ambisi, kenapa kau tidak mundur saja ? apa sikap Minra Sunbae padamu mencerminkan ia tertarik padamu ?” aku hanya menggeleng lemah. Tubuhku masih lemas.
“Aku hanya bisa mengingatkanmu saja. Ia belum tentu memiliki rasa yang sama sepertimu. Jadi lebih baik kau mengejar mimpimu saja. Buat orang tuamu bangga padamu Kyuhyun-ah. Jangan hanya karena yeoja kau mengorbankan semuanya termasuk orang tuamu”
“Tapi aku mencintainya. Ini pertama kalinya untukku, aku ingin mengungkapkannya. Setidaknya begitu”
“Lalu kau ingin Hyun Seung Sunbae kembali menghajarmu” aku memelas padanya.
“Terserah kau sajalah”
***
“Noona, aku ingin menagih janjimu. Yah.. walaupun hanya juara 3, tapi itu masih berlaku bukan ?” kulihat ia meletakkan novel yang ia bawa disamping ia duduk.
“Ne. katakan saja! Noona sudah berjanji bukan ?” aku menarik nafasku. Mengisi paru-paruku dengan oksigen sebanyak mungkin agar aku tetap bisa bernafas walaupun jawaban itu tidak memuaskan baginya.
“Aku- aku-ah! Jeongmal Saranghaminda Minra Noona!” ucapku keras tanpa berani menatap matanya. Aku takut dan- Malu! Hening. Aku tahu ia terkejut dan mungkin ia memang tidak mencintaiku. Aku tahu siapa diriku.
“Hahahahahaha.... Kyu-ah! Kenapa kau mengatakan itu, kau ingin membuat Noona terkena serangan jantung mendadak karenamu ?” aku  mengangkat wajahku menatapnya yang tertawa sambil menutup mulutnya dengan tangan kirinya.
“Noona, aku tidak bercanda” ujarku lirih. Ia menghentikan tawanya. Lalu tersenyum lembut.
“Tap-”
Bugh. Bugh.
            Ia belum selesai mengucapkan kata-katanya dan hanya terpaku melihatku yang terjatuh dari bangku taman sekolah. Aku memegangi pipiku yang mungkin sudah lebam karena 2 pukulan tapi dikedua sisi pipiku.
Author POV
“Hyun Seung apa yang kau lakukan ?” Minra bangkit dari duduknya dan berjongkok melihat keadaan Kyuhyun yang meringis kesakitan.
“Ia berani mendekatimu Minra-ah. Ia bahkan berani menyatakan perasaannya padamu. Kau itu hanya milikku seorang”
“Tapi aku bukan yeojachingu-mu Jang Hyun Seung!!” ucapan Minra tadi membangkitkan amarah Hyun Seung. Namja itu mendorong Minra hingga ia terdorong menjauh dari Kyuhyun. Kemudian ia menarik kerah leher baju seragam Kyuhyun.
“Rasakan ini” desis Hyun Seung sebelum kembali melayangkan pukulannya dipipi Kyuhyun.
“Hentikan Hyun Seung-ah!!” Minra menahan kepalan tangan Hyun Seung yang hampir mengenai pipi Kyuhyun.
“Kenapa kalian menyukaiku ? aku hanya gadis biasa. Kenapa kalian tidak menyukai dan memperebutkan Jihyun saja! Ia bahkan lebih cantik dari aku!” Minra melepaskan cengkraman Hyun Seung dikerah leher Kyuhyun. Ia berdiri ditengah-tengah namja itu. Ia menoleh kearah Kyuhyun yang sedang mengusap pipinya.
“Mian Kyu-ah, Noona hanya menyayangimu sebagai Noona, tidak lebih” kemudian ia berbalik menghadap Hyun Seung.
“Kenapa kau sampai menjadi berandalan begini Hyun Seung-ah hanya karena aku ? Mian aku hanya menganggapmu sahabatku dan itu tidak lebih” kemudian ia menggengam satu tangan Kyuhyun dan satu tangan Hyun Seung. Kemudian ia menarik keduanya untuk duduk dibangku taman.
“Aku bukan yeoja sempurna. Aku tidak bisa bersama kalian lebih lama, aku harus pergi. Hyun Seung-ah, bisakah kau pergi dulu. ada yang ingin aku bicarakan dengan Kyuhyun. Aku berbicara berdua dengannya saja. Kau tak usah khawatir aku tidak akan pernah menjadi yeojachingu Kyuhyun” Hyun Seung akhirnya bangkit dengan wajah yang ogah-ogahan.
“Kau tahu Kyu-ah. Jika kau melepas kacamatamu. Melepas kancing paling atasa dari kemeja sekolahmu dan menyibak sedikit poni rambutmu seperti ini. Kau jauh lebih tampan” Kyuhyun hanya terpaku. Ia masih bingung kenapa Minra melakukan ini padanya.
“Ini hanya rahasia kita berdua saja. Jika nanti dikehidupan selanjutnya, entah itu kapan. Kehidupan kedua atau ketiga atau yang keberapa. Jika kita dipertemukan kembali, kau harus terlihat tampan agar aku terpesona padamu” Minra tersenyum.
“Noona menyukai dirimu saat ini, tapi noona lebih meyukaimu yang mengejar impianmu” lanjut Minra.
“Sebagai janji Noona, katakan apa permintaan pertama sekaligus terakhir darimu” ujar Minra. Kyuhyun berpikir sejenak. Ia terlihat ragu mengatakannnya.
“Katakan saja”
“Ijinkan aku memeluk noona. Bolehkah ?” Kyuhyun terlihat ragu saat mengatakannya.
            Tanpa menunggu lama, Minra menghambur memeluk Kyuhyun. Ia memuluk Kyuhyun, mendekap tubuh Kyuhyun dan menenggelamkan wajahnya didada Kyuhyun.
‘Jujur. Noona menyayangimu Kyu-ah. Noona juga mencintaimu. Sangat. Tapi noona tidak bisa’
***
            Kyuhyun berhenti meringis. Setelah memori itu tanpa ijin berputar dikepalanya. Ia melihat wajah pasiennya yang terbaring koma disana. Ia menyadari bahwa namja itu adalah dirinya dan yeoja itu adalah pasiennya yang terbaring koma disana sejak 2 bulan yang lalu. Menurut cerita yang ia dengar yeoja bernama Min Rihyu itu kecelakaan saat menuju kepernikahanya.
            Ia berjalan mendekati ranjang itu. Wajahnya berubah sendu. Dari awal ia menangani pasien yang biasa dipanggil Rihyun itu, ia merasa ada sesuatu dari dirinya yang kembali. Ia sudah berada di samping ranjang yeoja itu. Ia mengambil tangan kanan yeoja itu dan menggenggamnya.
“Dulu kau meninggalkanku karena penyakit itu dan aku tidak bisa menolongmu karena aku bukan tuhan ataupun seorang uisa yang setidaknya bisa mengusahakan sesuatu untuk membuatmu bertahan lebih lama” satu tangannya membelai pipi tirus yeoja itu.
“Aku berjanji untuk mengusahakan yang terbaik untukmu. Mintalah pada Tuhan agar mengembalikanmu seperti sediakala. Setelah itu, mau atau tidak, kali ini aku dan egois agar bisa memilikimu. Seutuhya” gumam Kyuhyun.
“Karena aku sudah menepati janjiku padamu. Bukankah aku terlihat sangat tampan dan mempesona sekarang ?” ia melirik sedikit dirinya sendiri yang memakai pakaian kemeja cream dengan jas putih. Ia terkekeh sendiri.
“Selamat datang kembali didunia Cho Kyuhyun” Kyuhyun mengencup kening pasiennya. Kemudian ia mengencup singkat bibir itu. Dan menegakkan kembali dirinya. Ia menatap yeoja yang masih memejamkan matanya. Merasa belum puas, ia kembali mengencupkan tapi kali ini dengan melumatnya.
“Euh...” terdengar lengkuhan dari bibir mungil yang sedang dilumatnya membuatnya tersenyum dan melepaskan tautannya. Ia tersenyum manis menatap yeoja yang bingung menatapnya dan mengerjapkan matanya lucu.
___________________________________________________________________________
End

No comments:

Post a Comment