Tuesday, April 30, 2013

Storm [Songfict]/Cho Kyuhyun


1.             Title                   : Storm
2.             Author               : K. Fortuna [Ikrillah Kh]
3.             Casts                  : Cho Kyuhyun, Park Hye Hwa and other casts mind by your self.
4.             Genre                 : sad romance
5.             Lenght               : Songfict
6.             Rated                 : PG 13
7.             Disclaimer          : ini cerita untuk lagunya oppadeul Super Junior Storm. Saya pakai Cho Kyuhyun sebagai cast entah kenapa saya juga tidak tahu. Ini plot dan songfict milik saya. Semua cast milik tuhan dan keluarga kecuali Park Hye Hwa milik saya berarti miliknya abang Yesung karena saya istri sahnya. Don’t copas and Bash.

Story..............

Kyuhyun POV
geuman marhe geu ipsureul yolgido jone modeun-gol araborin nega wonmangseuropda gojitmallo domanggago sipjiman noye du nuni ijen an-nyongira mareul hane
[Berhentilah bicara, aku membenci diriku sendiri yang mengetahui segalanya sebelum kau mengatakan apapun
Aku ingin melarikan diri dengan berbohong, tetapi kedua matamu mengatakan selamat tinggal]
22/01/2011
            Hari ini aku resmi jadian dengan Minwoo oppa. Dia sunbaeku dikampus. Dia adalah orang yang paling aku cintai sejak aku masuk di Inha Univesity. Lebih dari apapun. Bukan karena harta ataupun karena wajahnya yang tampan. Menurutku wajah tampan Minwoo oppa hanya bonus untuk yeoja manis sepertiku. Hihihihihi
28/01/2011
            Kyuhyun namja babo itu hampir saja melihat aku dan Minwoo oppa di cafe dekat kampusku. Kenapa dia harus kesana ? membuat orang kesal saja!! Dia memang namja babo yang mau kuperalat begitu saja. Seharusnya dia itu bekerja dijam kerjanya. Mentang-mentang anak pemilik perusahaan dia bisa keluar masuk begitu saja.
03/01/2011
            Hari ini hari ultang tahun Kyuhyun. Aku memang tidak memberinya apa-apa. Diakan bisa membeli segala sesuatu yang dia inginkan sendiri. Tadi dia juga memintaku untuk bertemu dengan keluarganya. Tentu saja aku tidak mau. Aku memang hanya gadis dari kalangan biasa. Tapi bukan karena itu aku tidak mau. Tentu saja karena aku hanya memperalat namja babo itu. Hari ini malah dia yang membelikanku baju, sepatu dan boneka teddy bear besar. Namun itu tak cukup untuk merubah hatiku. Aku hanya mencintai Minwoo oppa.
14/02/2011
            Menghabiskan malam valentain di Namsan tower memang indah dengan Minwoo oppa. Hampir saja Kyuhyun babo itu mengacaukannya. Urusi saja urusan kantormu itu. Minwoo oppa, saranghae....
25/09/2011
            Hari ini aku putus dengan Minwoo oppa, dia berselingkuh dihadapanku. Kenapa ia begitu jahat padaku ? oppa, tak tahukah bahwa aku begitu mencintaimu ?
30/11/2011
            Kya...... aku mimpi apa semalam!! Siwon sunbae pangeran di kampusku itu menjadi namjachinguku sekarang. Kau tahu aku sebenarnya ingin langsung menjawab iya didepan seluruh mahasiswa dikampus. Tapi aku hanya ingin terlihat bukan yeoja biasa. Jadi aku akan menjawabnya hari ini. 3 hari setelah ia menyatakannya. Hah... andai bukan karena eonni, aku sudah pasti memutuskan Kyuhyun sialan itu. Atau bahkan tidak mau menjadi yeojachingunya.
01/01/2012
            Happy new year!! Sebenarnya hari ini juga adalah hari jadianku dengan Kyuhyun yang ke-2. Tapi apa peduliku ? disampingku sudah ada pangeran tampan yang baik hati mau menemaniku kapanpun aku mau.
***
geuman uro geu nunmure jotgido jone modeun-gol araborin nega wonmangseuropda
gojitmallo, piheboryo hajiman noye du nuni ijen an-nyongira mareur-hane
[Berhentilah menangis, aku membenci diriku sendiri yang mengetahui segalanya sebelum diriku basah karena tangisanmu
Aku ingin menghindar dengan berbohong, tetapi kedua matamu mengatakan selamat tinggal]

            Tak sanggup aku melanjutkan membaca buku diary besampul Peach ini. Kubuka halaman terakhir. Aku membacanya dengan seksama. Mataku sudah memanas. Beberapa kali aku mengusapnya untuk tidak keluar terlalu banyak lagi.

30/11/2012
            Tepat 1 tahun aku menjadi yeojachingu Siwon oppa. Aku hanya berdo’a semoga hubunganku dengan Siwon oppa selalu baik-baik saja. Maaf karena aku belum bisa jujur padamu oppa. Taapi percayalah... hatiku untukmu sepenuhnya.
Saranghae

Cekleeeeeet
            Pintu apartemant ini dibuka. Yeoja yang hampir 3 tahun ini menjadi yeojachinguku. Ia terlihat kaget melihat aku yang ada disini. Ia memaksa untuk tersenyum. Tersenyum kaku. Mungkin ia belum melihat buku yang berada ditanganku ini.
“Waeyo oppa ?” tanyanya lembut. Ia terlalu pandai untuk berakting. Ia bahkan terlihat begitu alami. Kulihat ia berjalan kearahku. Ia mengusap kepalaku. Ia memelukku yang masih duduk disofa ini. Airmataku turun, membasahi kain bagian perutnya.
“Wae ? kenapa oppa ada disini ? kenapa oppa menangis ?” bahkan jika ini hanya sebuah drama musikalmu, aku masih ingin mendapat perlakuan seperti ini darimu.
“Apa maksud ini Hye-ah” ia melepas pelukannya. Matanya mengikuti arah pandanganku. Buku diarynya.
“Kau sudah membacanya Kyuhyun-ssi ?” ia menjauhkan dirinya dariku. Wajahnya yang lemut berubah menjadi dingin.
“Aku akan menerimamu jika kau mau melupakan namja itu. Belajar mencintaiku dengan tulus. Dan tetap disampingku”
“Bisakah kau keluar ? aku rasa kita cukup sampai disini saja! Kau juga sudah membaca semuanya. Jadi aku tidak perlu menjelaskan apapun padamu” Ia menunjuk pintu apartemantnya dengan jari telunjuk yang lentik miliknya.
“Park Hye Hwa”  panggilku lembut. Aku ingin sekali merubah hatinya.
“Keluar!!” suaranya terdengar seperti petir yang menyambar-nyambar. Aku hanya tersenyum miris menatap wajahnya.
“Ah, aku lupa. Ini adalah apartemantmu. Jadi kau menyuruhku keluar dari apartemant ini. Baiklah” ia berjalan menuju pintu. Dengan cepat aku mengejarnya. Tubuhku ini sudah sangat lelah.
“Park Hye Hwa” terlambat sudah. Ia telah masuk ke dalam mobil. Entahlah. Mungkin itu mobil  namjanya. Hey... bukankah aku juga namjanya ? kulihat ia menoleh kearahku. Aku tersenyum manis. Apakah ini terakhir kalinya bertemu dengannya ?
***
gyou garyogo maeumeul jaba gochin pokpungchorom millyowatda machi bitmulchorom jiwojil unmyongigetjiman
kkejin goul wie mejojin inyonboda douk apatgie, i goreum-e kkeuteul boneneun maeumeul non moreugetji
[Dengan berat hati aku ingin membawa hatiku pergi, Hal ini menghantam seperti badai yang hebat, bahkan takdir terhapuskan seperti air hujan,
Karena ini lebih menyakitkan daripada takdir yang terikat di atas kaca yang hancur
di langkah terakhir ini, aku membiarkan hatiku pergi tanpa kau tahu perasaanku]
            Kulangkahkan kakiku menuju mobil. Sebentar lagi hujan. Aku harus segera pulang. Hah.... buka pintu mobil cepat kemudian melajukannya kerumah orangtuaku. Hari ini aku ingin tidur disana. Hanya disana tempat yang tidak pernah aku kunjungi dengan Hye Hwa.
            Jalanan sudah sepi. Kulihat jam didashboard. Hampir tengah malam. Pantas jalanan sepi. Terlebih akan segera turun hujan. Kulajukan mobilku lebih cepat. Ingatanku kembali pada peristiwa tadi. Kau memang bodoh Cho Kyuhyun. Sudah jelas ia hanya memanfaatkanmu. Kenapa kau tidak pernah menyadarinya ? kau bodoh bahkan tidak bisa membencinya atau bahkan menamparnya.
Brrrrrrsstt........
            Kenapa hujan harus turun sekarang ? tidak bisakah hujan turun setelah aku sampai ? kau bahkan berharap bisa mengatur Tuhan ? kau memang sudah gila Cho Kyuhyun... kupejamkan mataku sejenak.
Triiiiiiiiiit
            Kubuka mataku. Silau. Bagaimana ini ? kuinjak rem semampuku untuk menghentikan laju mobilku. Kubanting kemudi kekanan. Tapi supir Truk itu juga.
Braaaaak.duaak
            kurasakan kepalaku pusing. Perutku mual karena mobil ini terbalik. Berat. Kenapa mataku ingin sekali tertutup. Aku ingin meminta maaf pada Eomma dan Appa. Aku ingin melihat wajahnya untuk terakhir kalinya.
            Aku ingin mengatakan bahwa aku selalu mencintainya. Aku tak pernah membencinya. Aku ingin hidup bersamanya. Dinginnya air hujam menyentuh kulitku yang penuh luka. Hari ini mungkin akan terjadi hujan dengan angin yang sangat kencang.
            Kurasakan ada sesuatu yang menarik tanganku. Hawa dingin sudah tak kurasakan. Mataku kututup rapat karena berat. Kupandangi terakhir kalinya jasadku sebelum aku terbawa oleh cahaya putih menuju langit yang gelap. Kupejamkan mataku. Sebelum ingatan ini hilang...

***
Nege han goreumdo doneun gakkai gal su obso
Do morojiryogo nomu esseujima imi ne momeun jogangna kkejyoboryosso nega wonhetdon dero
[Jangan berusaha terlalu keras untuk menjauh dariku, Tubuhku sudah hancur berkeping-keping, seperti itulah aku menginginkanmu, aku bahkan tidak dapat pergi selangkah lebih dekat padamu]
            Mataku terpaku. Kenapa ia datang bersama namja lain sambil bergandengan tangan. Kenapa ia harus mencium pipi yeojaku. Hey... dia yeoja-ku. Yeoja seorang Cho Kyuhyun.
“Cho Kyuhyun-ssi”
“Eh.. Mian bisakah anda mengulang penjelasan anda. Mian saya sedang tidak fokus”
“Baiklah”
Tteugopdon sarang yolbyongeul alko
Memalla borin ipsul geu wiro heullonerineun ne nunmur-e uimireul non moreugetji
[Aku merasa sakit, demam akan cinta yang membara, dan
Kau tidak mengerti arti air mataku yang jatuh mengalir di bibirku yang mengering]
            Raut wajahnya yang sedang tersenyum padaku. Namun senyum itu perlahan menjadi sebuah smirk yang mengerikan. Kubuka mataku. Air mata ini sudah tak dapat lagi keluar. Jaga dirimu baik-baik. Kejadian ini terjadi begitu cepat.
“Saranghae”
            Cahaya putih itu menghisapku. Menghisap ingatanku tentangnya. Dalam kehidupan ini aku gagal menjadikannya milikku. Aku gagal meyakinkan hatinya untukku. Jika aku masih harus menjalani kehidupan baruku nanti. Aku ingin walaupun sekali memiliki dirimu juga hatimu seutuhnya....
END
Song by :
Super Junior

Storm

No comments:

Post a Comment