1.
Title : Storm
2.
Author : K. Fortuna [Ikrillah Kh]
3.
Casts : Cho Kyuhyun, Park Hye Hwa
and other casts mind by your self.
4.
Genre : sad romance
5.
Lenght : Songfict
6.
Rated : PG 13
7.
Disclaimer : ini cerita untuk lagunya oppadeul
Super Junior Storm. Saya pakai Cho Kyuhyun sebagai cast entah kenapa saya juga
tidak tahu. Ini plot dan songfict milik saya. Semua cast milik tuhan dan
keluarga kecuali Park Hye Hwa milik saya berarti miliknya abang Yesung karena
saya istri sahnya. Don’t copas and Bash.
Story..............
Kyuhyun POV
geuman marhe
geu ipsureul yolgido jone modeun-gol araborin nega wonmangseuropda gojitmallo
domanggago sipjiman noye du nuni ijen an-nyongira mareul hane
[Berhentilah
bicara, aku membenci diriku sendiri yang mengetahui segalanya sebelum kau
mengatakan apapun
Aku
ingin melarikan diri dengan berbohong, tetapi kedua matamu mengatakan selamat
tinggal]
22/01/2011
Hari ini aku resmi jadian dengan
Minwoo oppa. Dia sunbaeku dikampus. Dia adalah orang yang paling aku cintai
sejak aku masuk di Inha Univesity. Lebih dari apapun. Bukan karena harta
ataupun karena wajahnya yang tampan. Menurutku wajah tampan Minwoo oppa hanya
bonus untuk yeoja manis sepertiku. Hihihihihi
28/01/2011
Kyuhyun namja babo itu hampir saja
melihat aku dan Minwoo oppa di cafe dekat kampusku. Kenapa dia harus kesana ?
membuat orang kesal saja!! Dia memang namja babo yang mau kuperalat begitu
saja. Seharusnya dia itu bekerja dijam kerjanya. Mentang-mentang anak pemilik
perusahaan dia bisa keluar masuk begitu saja.
03/01/2011
Hari ini hari ultang tahun Kyuhyun.
Aku memang tidak memberinya apa-apa. Diakan bisa membeli segala sesuatu yang
dia inginkan sendiri. Tadi dia juga memintaku untuk bertemu dengan keluarganya.
Tentu saja aku tidak mau. Aku memang hanya gadis dari kalangan biasa. Tapi
bukan karena itu aku tidak mau. Tentu saja karena aku hanya memperalat namja
babo itu. Hari ini malah dia yang membelikanku baju, sepatu dan boneka teddy
bear besar. Namun itu tak cukup untuk merubah hatiku. Aku hanya mencintai
Minwoo oppa.
14/02/2011
Menghabiskan malam valentain di
Namsan tower memang indah dengan Minwoo oppa. Hampir saja Kyuhyun babo itu
mengacaukannya. Urusi saja urusan kantormu itu. Minwoo oppa, saranghae....
25/09/2011
Hari ini aku putus dengan Minwoo
oppa, dia berselingkuh dihadapanku. Kenapa ia begitu jahat padaku ? oppa, tak
tahukah bahwa aku begitu mencintaimu ?
30/11/2011
Kya...... aku mimpi apa semalam!!
Siwon sunbae pangeran di kampusku itu menjadi namjachinguku sekarang. Kau tahu
aku sebenarnya ingin langsung menjawab iya didepan seluruh mahasiswa dikampus.
Tapi aku hanya ingin terlihat bukan yeoja biasa. Jadi aku akan menjawabnya hari
ini. 3 hari setelah ia menyatakannya. Hah... andai bukan karena eonni, aku
sudah pasti memutuskan Kyuhyun sialan itu. Atau bahkan tidak mau menjadi
yeojachingunya.
01/01/2012
Happy new year!! Sebenarnya hari ini
juga adalah hari jadianku dengan Kyuhyun yang ke-2. Tapi apa peduliku ?
disampingku sudah ada pangeran tampan yang baik hati mau menemaniku kapanpun
aku mau.
***
geuman uro geu
nunmure jotgido jone modeun-gol araborin nega wonmangseuropda
gojitmallo,
piheboryo hajiman noye du nuni ijen an-nyongira mareur-hane
[Berhentilah
menangis, aku membenci diriku sendiri yang mengetahui segalanya sebelum diriku
basah karena tangisanmu
Aku
ingin menghindar dengan berbohong, tetapi kedua matamu mengatakan selamat
tinggal]
Tak sanggup aku melanjutkan membaca
buku diary besampul Peach ini. Kubuka halaman terakhir. Aku membacanya dengan
seksama. Mataku sudah memanas. Beberapa kali aku mengusapnya untuk tidak keluar
terlalu banyak lagi.
30/11/2012
Tepat 1 tahun aku menjadi
yeojachingu Siwon oppa. Aku hanya berdo’a semoga hubunganku dengan Siwon oppa
selalu baik-baik saja. Maaf karena aku belum bisa jujur padamu oppa. Taapi
percayalah... hatiku untukmu sepenuhnya.
Saranghae
Cekleeeeeet
Pintu apartemant ini dibuka. Yeoja
yang hampir 3 tahun ini menjadi yeojachinguku. Ia terlihat kaget melihat aku
yang ada disini. Ia memaksa untuk tersenyum. Tersenyum kaku. Mungkin ia belum
melihat buku yang berada ditanganku ini.
“Waeyo
oppa ?” tanyanya lembut. Ia terlalu pandai untuk berakting. Ia bahkan terlihat
begitu alami. Kulihat ia berjalan kearahku. Ia mengusap kepalaku. Ia memelukku
yang masih duduk disofa ini. Airmataku turun, membasahi kain bagian perutnya.
“Wae
? kenapa oppa ada disini ? kenapa oppa menangis ?” bahkan jika ini hanya sebuah
drama musikalmu, aku masih ingin mendapat perlakuan seperti ini darimu.
“Apa
maksud ini Hye-ah” ia melepas pelukannya. Matanya mengikuti arah pandanganku.
Buku diarynya.
“Kau
sudah membacanya Kyuhyun-ssi ?” ia menjauhkan dirinya dariku. Wajahnya yang
lemut berubah menjadi dingin.
“Aku
akan menerimamu jika kau mau melupakan namja itu. Belajar mencintaiku dengan
tulus. Dan tetap disampingku”
“Bisakah
kau keluar ? aku rasa kita cukup sampai disini saja! Kau juga sudah membaca
semuanya. Jadi aku tidak perlu menjelaskan apapun padamu” Ia menunjuk pintu
apartemantnya dengan jari telunjuk yang lentik miliknya.
“Park
Hye Hwa” panggilku lembut. Aku ingin
sekali merubah hatinya.
“Keluar!!”
suaranya terdengar seperti petir yang menyambar-nyambar. Aku hanya tersenyum
miris menatap wajahnya.
“Ah,
aku lupa. Ini adalah apartemantmu. Jadi kau menyuruhku keluar dari apartemant
ini. Baiklah” ia berjalan menuju pintu. Dengan cepat aku mengejarnya. Tubuhku
ini sudah sangat lelah.
“Park
Hye Hwa” terlambat sudah. Ia telah masuk ke dalam mobil. Entahlah. Mungkin itu
mobil namjanya. Hey... bukankah aku juga
namjanya ? kulihat ia menoleh kearahku. Aku tersenyum manis. Apakah ini
terakhir kalinya bertemu dengannya ?
***
gyou garyogo maeumeul jaba gochin pokpungchorom
millyowatda machi bitmulchorom jiwojil unmyongigetjiman
kkejin goul wie mejojin inyonboda douk apatgie, i
goreum-e kkeuteul boneneun maeumeul non moreugetji
[Dengan
berat hati aku ingin membawa hatiku pergi, Hal ini menghantam seperti badai
yang hebat, bahkan takdir terhapuskan seperti air hujan,
Karena
ini lebih menyakitkan daripada takdir yang terikat di atas kaca yang hancur
di langkah terakhir ini, aku membiarkan hatiku pergi tanpa kau tahu perasaanku]
di langkah terakhir ini, aku membiarkan hatiku pergi tanpa kau tahu perasaanku]
Kulangkahkan kakiku menuju mobil.
Sebentar lagi hujan. Aku harus segera pulang. Hah.... buka pintu mobil cepat
kemudian melajukannya kerumah orangtuaku. Hari ini aku ingin tidur disana.
Hanya disana tempat yang tidak pernah aku kunjungi dengan Hye Hwa.
Jalanan sudah sepi. Kulihat jam
didashboard. Hampir tengah malam. Pantas jalanan sepi. Terlebih akan segera
turun hujan. Kulajukan mobilku lebih cepat. Ingatanku kembali pada peristiwa
tadi. Kau memang bodoh Cho Kyuhyun. Sudah jelas ia hanya memanfaatkanmu. Kenapa
kau tidak pernah menyadarinya ? kau bodoh bahkan tidak bisa membencinya atau
bahkan menamparnya.
Brrrrrrsstt........
Kenapa hujan harus turun sekarang ?
tidak bisakah hujan turun setelah aku sampai ? kau bahkan berharap bisa
mengatur Tuhan ? kau memang sudah gila Cho Kyuhyun... kupejamkan mataku
sejenak.
Triiiiiiiiiit
Kubuka mataku. Silau. Bagaimana ini
? kuinjak rem semampuku untuk menghentikan laju mobilku. Kubanting kemudi
kekanan. Tapi supir Truk itu juga.
Braaaaak.duaak
kurasakan kepalaku pusing. Perutku
mual karena mobil ini terbalik. Berat. Kenapa mataku ingin sekali tertutup. Aku
ingin meminta maaf pada Eomma dan Appa. Aku ingin melihat wajahnya untuk
terakhir kalinya.
Aku ingin mengatakan bahwa aku
selalu mencintainya. Aku tak pernah membencinya. Aku ingin hidup bersamanya.
Dinginnya air hujam menyentuh kulitku yang penuh luka. Hari ini mungkin akan
terjadi hujan dengan angin yang sangat kencang.
Kurasakan ada sesuatu yang menarik
tanganku. Hawa dingin sudah tak kurasakan. Mataku kututup rapat karena berat.
Kupandangi terakhir kalinya jasadku sebelum aku terbawa oleh cahaya putih
menuju langit yang gelap. Kupejamkan mataku. Sebelum ingatan ini hilang...
***
Nege han goreumdo doneun gakkai gal su obso
Do morojiryogo nomu esseujima imi ne momeun jogangna kkejyoboryosso
nega wonhetdon dero
[Jangan berusaha terlalu keras untuk menjauh dariku, Tubuhku sudah
hancur berkeping-keping, seperti itulah aku menginginkanmu, aku bahkan tidak
dapat pergi selangkah lebih dekat padamu]
Mataku terpaku.
Kenapa ia datang bersama namja lain sambil bergandengan tangan. Kenapa ia harus
mencium pipi yeojaku. Hey... dia yeoja-ku. Yeoja seorang Cho Kyuhyun.
“Cho Kyuhyun-ssi”
“Eh.. Mian bisakah anda mengulang penjelasan anda. Mian saya sedang
tidak fokus”
“Baiklah”
Tteugopdon sarang
yolbyongeul alko
Memalla borin ipsul
geu wiro heullonerineun ne nunmur-e uimireul non moreugetji
[Aku merasa sakit,
demam akan cinta yang membara, dan
Kau tidak mengerti
arti air mataku yang jatuh mengalir di bibirku yang mengering]
Raut wajahnya yang sedang tersenyum
padaku. Namun senyum itu perlahan menjadi sebuah smirk yang mengerikan. Kubuka
mataku. Air mata ini sudah tak dapat lagi keluar. Jaga dirimu baik-baik.
Kejadian ini terjadi begitu cepat.
“Saranghae”
Cahaya putih itu menghisapku.
Menghisap ingatanku tentangnya. Dalam kehidupan ini aku gagal menjadikannya
milikku. Aku gagal meyakinkan hatinya untukku. Jika aku masih harus menjalani
kehidupan baruku nanti. Aku ingin walaupun sekali memiliki dirimu juga hatimu
seutuhnya....
END
Song by :
Super Junior
Storm
No comments:
Post a Comment