1.
Title : Ice Flower
2.
Author : Fortunia Ryu
3.
Casts : Lee Yejin, Lee Hyukjae,
Cho Kyuhyun and other casts find by your self.
4.
Lenght : Songfict
5.
Rated : PG 15/PG16
6.
Genre : Sad ending. Tragedy. Other
up to you.
7.
Disclaimer : Lagu ini dinyanyikan oleh Ailee. Singer
favoriteku. Ice flower, lagu ini dinyanyikan untuk ost Queen of ambision. Lagu
tentang hati seorang yeoja yang tak bisa diubah untuk mencintai orang lain
karena hatinya telah beku. Cintanya sudah pergi karena dirinya. Dan ini versi
author asli songfict ini.
Story....
Lee Yejin POV
Hari lain yang diam-diam berlalu
lagi
Aku hanya hidup seperti ini
Aku tak bisa berbuat apapun
Hanya kenangan yang tersisa
***
Brruuk
“Ah. Mian sunbaenim. Jeongmal mian”
aku berkali-kali menunduk. Tak kulihat memang siapa yang aku tabrak. Yang jelas
ia adalah sunbae-ku karena aku sedang berada dilantai 4 gedung tengah Paichai
University. Aku mengambil tisu dengan terburu-buru ditas lalu kubersihkan
kemeja biru yang dipakai sunbae ini. Lee Yejin.. kapan kau tidak ceroboh seperti
ini!! Aku sedikit mendongak untuk melihat wajah sunbae yang kutabrak.
Dia-
Matanya tajam menatapku. Dingin dan
menatapku seolah aku adalah sampah. Gerakan tanganku berhenti untuk
membersihkan kemejanya yang terkena avocado juice-ku.
“Singkirkan tangan kotormu itu dari
tubuhku” aku menurunkan tanganku yang tadi kugunakan untuk membersihkan
kemejanya. Aku menunduk saat ia berjalan melewatiku.
“Jadi begini caramu mendekati namja
kaya untuk kau peras hartanya ?” 1 minggu lebih tak bertemu dengannya kenapa ia
harus mengucapkan kata-kata seperti itu ? Ini sakit. Oppa-
“Jangan pernah muncul lagi
dihadapanku. Kau- dan keluargamu itu hanya sampah. Tak berguna dan hanya
membebani orang lain saja. Dasar parasit” kudengar langkah kakinya yang menjauh
setelah mengucapkan kata-kata itu.
Oppa,
asal kau tahu saja, aku tak tahu menahu tentang ini. Bukan hanya kau saja oppa
yang merasa kecewa. Aku lebih kecewa, pada orang tua-ku dan juga diriku sendiri
yang tak tahu apa-apa seperti orang bodoh.
***
Andai saja aku bisa mencintai lagi
setelah waktu berlalu
Ini akan lebih baik
***
Aku
berhenti diluar ruangan latihan dance dilantai 3. Stalker. Itulah pekerjaanku
sekarang. Aku sedikit berjinjit untuk melihat dari kaca apa yang ada didalam.
Karena ruang dance ini terdengar suara musik yang mengalun, aku yakin ada anak
dari modern dance disana. Hyukjae Oppa. aku mengambil ponselku dan
mengarahkannya untuk merekam segala gerakan tubuhnya yang mengikuti alunan
musik. Aku tersenyum sesaat setelah selesai merekamnya. Ia kini duduk bersandar
tembok dan meluruskan kakinya yang pegal. Tentu saja, ia baru selesai dance
selama 15 menit lebih. Aku saja pegal merekamnya.
Tuhan,
aku ingin sekali menghampirinya. Memeluknya, membersihkan keringatnya.
Mendengar canda tawanya. Apa aku pantas berharap bisa seperti dulu dengannya ?
Ia- Kini sangat membenciku.
***
Air mata, kenanganku tak dapat
melupakan dirimu
Hati, kenanganku tak dapat
membiarkanmu pergi
Andai saja aku bisa melihatmu walau
hanya untuk satu hari cintaku..
***
“Oppa” ia menatapku jengah. Aku tahu
ia bosan dan kesal melihatku. Aku tahu itu.
“Ada apa ? Cepat katakan dan pergi
dari sini!” hanya dengan gerakan matanya saja aku tahu ia pasti ingin aku cepat
enyah dari hadapannya.
“Bolehkah aku masuk ?” tanyaku
pelan. Mendengar pertanyaanku itu tawa sinisnya pecah seketika.
“Kau- orang sepertimu tak akan
kubiarkan masuk rumahku. Rumah yang kubangun dengan usahaku sendiri. Bukan
appa-ku jadi ini tidak termasuk aset yang bisa kau dan keluargamu sita” huft...
aku menghembuskan nafas pelan.
Duuk
Aku
berlutut dihadapannya. Aku tak peduli dengan harga diriku lagi. aku hanya
ingin. Ingin dia tak membenciku lagi. aku sakit melihat tatapan matanya yang
begitu membenciku.
“Mian, oppa. aku mohon padamu.
Maafkan kesalahan kedua orang tua-ku. Aku janji- aku- aku akan mengembalikan
apa yang menjadi hakmu. Percaya padaku Oppa. aku mohon” aku memegang lututnya
yang berdiri kokoh dihadapanku.
Kurasakan
tangan kekar yang dulu memelukku posesif merangkul bahuku dan membantuku
berdiri. Kuseka air mata yang tadi turun. Senyumku sedikit merekah. Mungkinkah
ia-
Plaaakk
Panas.
Kupegang pipi kiriku yang baru saja ditamparnya. Air mata ini tanpa izin
dariku. Hangat. Menuruni pipiku.
“Hanya orang bodoh dan idiot yang
mau percaya dengan orang sepertimu. Aku menyesal mencintaimu dan mengenalmu.
Tapi aku beruntung karena AKU TAHU KEBUSUKAMU SEBELUM AKU MENIKAH DENGANMU!!”
Apakah aku
memang tak pantas walau hanya sekedar untuk dimaafkan ? Apa dosaku dikehidupan
sebelumnya, sehingga takdirku dikehidupan ini begitu menyedihkan ? Bahkan ia
menyesal aku masuk dalam hidupnya. Tentu saja.
“Pergi kau!! Sebelum aku sendiri
yang menyeretmu pergi dari sini!”
Brakk
Pintu
kayu itu ditutup dengan keras tepat dihadapanku. Inilah diriku yang sebenarnya.
Rapuh. Aku butuh sandaran Tuhan...
***
Aku tak dapat membalikkan keadaan
seperti semula saat ini
Hanya kenangan yang tersisa
Andai saja aku bisa mendekatimu
setelah waktu berlalu
Ini akan sangat baik
***
“Malam hari ini adalah malam yang
sangat special untuk kelurga kami dan keluarga Cho. Malam ini, malam
dilangsungkannya pertunangan antara putriku Lee Yejin dan putra Tuan Cho
Younghwan. Cho Kyuhyun. Untuk mempersingkat waktu, langsung saja untuk saling
bertukar cincin”
Aku
hanya mengikuti skenario yang mereka buat. Aku bagaikan boneka yang dimainkan.
Bahkan aku masih tak tersenyum atau menunjukan ekspresi bahagia saat acara
tukar cincin selesai dengan tepuk tangan meriah para tamu undangan. Bahkan saat
tangan Kyuhyun merengkuh pinggangku untuk memperpendek jarak antara kami, saat
bibirnya menecap bibirku singkat. Itu begitu hampar dan tak bermakna untukku.
Hatiku.
Jiwaku. Hidupku. Sudah hilang dari ragaku. Hatiku sudah beku karena energi yang
mencairkannya jauh dariku. Hyukjae Oppa Mian. Nan jeongmal saranghamnida.
***
Aku tahu itu cinta, bahkan dimasa
lalu
Air mataku mengalir...
***
“Aish.. kau itu jelek kalau ada
mawar putih disela-sela telingamu itu” aku cemberut. Ia selalu saja begitu.
Padahal ini bagus. Cantik kok!! Menurutku.
“Oppa, ini cantik. Aku juga cantik.
Kenapa oppa bilang aku jelek ?” Hyukjae Oppa mengambil bunga mawar putih itu
dari sela telingaku kemudian menatapnya dan menatapku bergantian.
“Kau benar. Kau cantik. Bunga ini
juga cantik. Jika kau memakai bunga yang cantik bukannya tambah cantik tapi
tambah jelek tahu”
“HYA!! Kenapa bisa begitu ? Kau aneh
oppa”
“Karena jika yang cantik dipakai
olehmu maka itu hanya akan mengganggu kecantikanmu dan aku lebih suka kau apa
adanya seperti ini” Ini musim dingin tapi kenapa tiba-tiba pipiku terasa
memanas.
Cup
“Tidak usah tersipu seperti itu. Aku
sedang malas melihat wajahmu yang selalu merona saat bersama denganku. Aku tahu
aku tampan dan penuh pesona” ucapnya dengan percaya diri setelah mengecup pipi
kananku ringan. Membuat pipiku semakin memanas saja. Oppa... kau menyebalkan.
Grep
“Kau yang pertama dan terakhir
untukku. Aku- mencintaimu apapun yang terjadi dikemudian hari. Aku tak peduli”
“Eoh” aku tersentak saat tangannya
melingkar dileherku.
“Diamlah, Beautiful necklace to my
beautiful girl. Yeppo”
Air
mataku turun. Kuletakkan foto didalam bingkai kayu yang ada diatas nakas
disamping tempat tidurku. Oppa, katamu kau akan mencintaiku apapun yang terjadi
dikemudian hari. Tapi untuk memaafkanku saja kenapa kau tak mau oppa ? Aku
tahu, aku juga malu oppa. aku malu bertemu denganmu tapi aku mencintaimu. Dan
itu mengikis rasa maluku itu. Tidak ada yang aku inginkan didunia ini kecuali
hidup bersamamu. Dan itu terlihat sangat mustahil...
Hatiku hanya untukmu..
Tak peduli kemarin, hari ini, maupun
besok...
Tak peduli kau masih mencintaiku
maupun membenciku..
Aku mencintaimu..
Tak akan ada satu orangpun yang bisa
mencairkan bekunya hati ini kecuali kau oppa... Lee Hyukjae.. Nae
saranghaneun.. Nae Gaseumi..
Song by
Ailee
Ice
Flower
End
No comments:
Post a Comment